Youtuber di India

Mumpung Kuliah di India, Pria Asal Martapura Ini Nyambi Jadi Youtuber, Kesempatan untuk Menjelajah

Mumpung Kuliah di India, Pria Asal Martapura Ini Menyambi jadi Youtuber, Kesempatan Eksplore Tempat Menarik

Editor: Royan Naimi
istimewa
Mohd Agoes Aufiya, mahasiswa S3 Hubungan Internasional di Jawaharlal Nehru University di New Delhi, India. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mumpung Kuliah di India, Pria Asal Martapura Ini Menyambi jadi Youtuber, Kesempatan Eksplore Tempat Menarik.

Ibarat pepatah sambil menyelam sambil minum air, dilakoni oleh salah seorang pria asal Banua yang sedang menimba ilmu di India yakni Mohd. Agoes Aufiya.

Pasalnya selain sebagai mahasiswa S3 Hubungan Internasional di Jawaharlal Nehru University di New Delhi, Agoes juga menjadi seorang youtuber dengan membuat video serta ngevlog atau bisa juga diistilahkan dengan content creator.

Dan yang menariknya dengan aktivitasnya menekuni content creator ini, Agoes lebih banyak mengeksplore tempat wisata atau tempat menarik lainnya yang ada di India.

Bakeuda HSS Terapkan Sistem Tapping Box 2020 untuk Perhotelan dan Rumah Makan

Keindahan Ikon Desa Lasung Batu di Kabupaten Balangan, Suguhkan Panorama Alam Persawahan 

VIDEO: Begini Kondisi Pantai Takisung Setelah Dibenahi Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut

VIDEO: Begini Sensasi Menikmati Lezatnya Soto Banjar Sambil Dihibur Alunan Musik Panting

Tak heran karenanya sudah banyak tempat populer yang ada di India yang sudah disambangi Agoes untuk mengisi content videonya.

Tempat yang pernah didatanginya di antaranya sebagian besar di Kota New Delhi tempatnya berkuliah, kemudian juga beberapa kota lainnya seperti di Jaipur, Agra, Manali, Kolkata, Amirtsar hingga Banaras (Varanasi).

Dan tak lupa Agoes pun juga kadang memberikan tips-tips khususnya kepada masyarakat Indonesia yang ingin mendatangi tempat-tempat menarik yang sudah didatanginya.

"Alhamdulillah sudah banyak yang saya datangi, misalnya India Gate, Taj Mahal, Hawa Mahal, Jal Mahal, Qutub Minar, Humayun Tomb. Saya juga sudah ke tempat bersalju di India yaitu Himachalpradesh di Kota Manali, Sungai Gangga di Banaras dan ke Golden Temple di Amritsar sekaligus ke perbatasan India-Pakistan di Wagah Border," katanya.

Upaya mengeksplore tempat menarik di India kemudian disebarkan melalui akun youtube miliknya yakni Mohd. Agoes Aufiya pun terbilang cukup menjadi perhatian. Pasalnya hingga kini, akun youtube miliknya sudah memiliki 138 ribu subsriber.

Mohd Agoes Aufiya, mahasiswa S3 Hubungan Internasional di Jawaharlal Nehru University di New Delhi, India.
Mohd Agoes Aufiya, mahasiswa S3 Hubungan Internasional di Jawaharlal Nehru University di New Delhi, India. (istimewa)

"Alhamdulillah saat ini sudah 138 subscriber dan saya juga sudah mendapar Silver Button dari Youtube. Saya pun tidak menyangka di tahun 2019 bisa seperti ini," jelas pria asal Martapura ini.

Sukses mendulang banyak subsriber, Agoes pun tentunya juga mendapatkan pemasukan dari youtube dan hal ini menurutnya bisa menjadi tambahan penghasilan.

"Lumayanlah bisa untuk hidup dari bulan ke bulan," ucapnya.

Disinggung mengenai dirinya aktif menjadi content creator dengan mengeksplore hal menarik yang ada di India di sela kesibukannya menyelesaikan tesis atau penelitiannya, Agus pun mengatakan ada beberapa alasan.

"Niat awalnya adalah untuk sekadar memperkenalkan India kepada masyarakat Indonesia. Mungkin ada pemberitaan-pemberitaan negatif terus yang disampaikan (tentang India, red) jadi saya juga ingin menyampaikan hal-hal positif agar lebih berimbang daripada berita-berita yang cenderung negatif. Dan juga untuk membantu WNI khususnya bagi mereka yang ingin menikah atau travelling ataupun ingin berstudi agar bisa mendapatkan informasi dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Disinggung apakah aktivitasnya menekuni dunia content creator tak mengganggu aktivitas kampusnya, Agoes pun menegaskan tidak meskipun dirinya juga tengah disibukkan dengan urusan tesis.

"Tidak terlalu menganggu penelitian, karena saya sudah tidak ada kelas. Dan penelitian mandiri, bisa dilakukan di kamar, perpustakaan dan sebagainya. Dan biasanya saya membuat video di akhir pekan misalnya Jumat, Sabtu atau Minggu," pungkasnya.

(Banjarmasinposttravel.com/Frans Rumbon)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved