KWK Mawarung Baimbai

Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mawarung Baimbai Banjarmasin, Cicipi Kudapan Khas Banjar

Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mawarung Baimbai, Cicipi Kudapan Khas Banjar

Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mawarung Baimbai Banjarmasin, Cicipi Kudapan Khas Banjar
banjarmasinpost.co.id/abdul ganie
Pengunjung sedang menikmati menu khas di KWK Mawarung Bawarung. 

Penulis wartawan Banjarmasinpost.co.id Ahmad Rizki Abdul Gani

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM - Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mawarung Baimbai, Cicipi Kudapan Khas Banjar.

Ya, Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Mawarung Baimbai adalah sebuah destinasi yang wajib dikunjungi para wisatawan ketika berkunjung ke Kota Banjarmasin Kalsel.

Pasalnya di tempat ini, selain wisatawan akan diajak mengenal lebih banyak kuliner khas Banjar, juga bisa mencicipi langsung keanekaragaman dari kudapan ringan hingga berat khas banua.

Ada Putu Mayang, Laksa, Kakicak, Nasi Kuning, Soto Banjar serta banyak lagi lainnya, yang bahkan bila ditotal jenisnya pun mencapai puluhan ragam kuliner khas Banjar.

Pengrajin Ini Bergelar Datu Dalit, Tikar Purun Hasil Karyanya Dijual Hingga Denpasar & Surabaya

Dua Menu Baru dari Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Ada Chicken ala King dan Apple Tartin

Mercure Banjarmasin Tawarkan Jamuan Imlek, Suguhkan 10 Jenis Makanan Bertema 5 Rezeki

Buat kalian yang penasaran ingin mengunjungi destinasi kuliner di Kecamatan Banjarmasin Utara satu ini, sebetulnya sangat mudah.

KWK Mawarung Baimbai bisa ditempuh melalui dua jalur sekaligus yaitu darat dan sungai.

Untuk lewat darat kalian cukup membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari tugu nol Kilometer.

Diantaranya melalui Jalan DI Pandjaitan, S Parman, Cemara Raya, Sultan Adam hingga tiba di Bawah Jembatan Banua Anyar atau Jalan Meseum Perjuangan.

Sedangkan alternatif akses darat lainnya, kalian bisa juga melalui Jalan DI Pandjaitan, Sulawesi, Jalan Sultan Adam dan tiba di Bawa Jembatan Banua Anyar.

Nah, untuk pengunjung yang ingin melalui jalur sungai, wisatawan tinggal datang ke dermaga Siring Tendean Kota Banjarmasin untuk menaiki perahu motor atau kelotok.

Ketika tiba di KWK Mawarung Baimbai, para pengunjung juga tidak dipungut biaya retribusi masuk. Melainkan hanya perlu mengeluarkan uang senilai Rp 2.000 untuk jasa parkir.

Nah, setelah itu maka kalian akan bisa keliling-keliling untuk melihat dan mengenal berbagai kuliner khas Banjar. Meskipun jangan lupa, untuk membayarnya ketika ingin mencicipi salah satu kuliner tersebut.

(banjarmasinposttravel.com/Ahmad Rizki Abdul Gani)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved