Sosok

Pengrajin Ini Bergelar Datu Dalit, Tikar Purun Hasil Karyanya Dijual Hingga Denpasar & Surabaya

Pengrajin Ini Bergelar Datu Dalit, Kerajinan Tikar Hasil Karyanya Dijual Hingga Denpasar dan Surabaya

Pengrajin Ini Bergelar Datu Dalit, Tikar Purun Hasil Karyanya Dijual Hingga Denpasar & Surabaya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Mariani adalah Ketua Kelompok Perajin Purun di Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Penulis wartawan Banjarmasinpost.co.id Muhtar Wahid

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM - Pengrajin Ini Bergelar Datu Dalit, Kerajinan Tikar Hasil Karyanya Dijual Hingga Denpasar dan Surabaya.

Mariani adalah Ketua Kelompok Perajin Purun di Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Awal tahun ini, Mariani justru sibuk memenuhi permintaan pelanggannya berupa kerajinan tikar dalit.

Tikar itu laku di pasarkan di daerah Denpasar, Bali dan Surabaya, Jawa Timur.

"Kalau di Bali, katanya untuk para turis berjemur. Kalau di Jawa dijadikan alas di rumah karena tikar berbahan purun ini untuk terapi penyakit rematik," katanya.

Dua Menu Baru dari Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Ada Chicken ala King dan Apple Tartin

Mercure Banjarmasin Tawarkan Jamuan Imlek, Suguhkan 10 Jenis Makanan Bertema 5 Rezeki

Ini Objek Wisata di Tabalong yang Bakal Dikenai Retribusi, dari Wisata Alam Hingga Religi

Mariani disebut warga setempat, Datu Dalit. Itu karena kemampuannya membuat kerajinan tikar Dalit dari bahan purun.

Awalnya hanya membuat tikar purun biasa untuk menjemur hasil panen padinya.

Belakangan kemampuan Mariani menganyam purun itu dilirik Pemerintah Kabupaten Tapin dan dibina Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Tapin.

Dia diikutkan pelatihan menganyam ke sejumlah perajin di Pulau Jawa, sejak 1983 silam.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved