Travel

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pokdarwis berharap KWK Mawarung Baimbai Lebih Tertata

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sungai Jingah memiliki banyak harapan terhadap destinasi wisata Mawarung Baimbai.

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pokdarwis berharap KWK Mawarung Baimbai Lebih Tertata
banjarmasinpost.co.id/abdul ganie
Suasana di KWK Mawarung Baimbai Banjarmasin. 

Nah, untuk pengunjung yang ingin melalui jalur sungai, wisatawan tinggal datang ke dermaga Siring Tendean Kota Banjarmasin untuk menaiki perahu motor atau kelotok.

Kawasan wisata Mawarung Baimbai menyimpan banyak daya tarik bagi pecinta kuliner nusantara.
Kawasan wisata Mawarung Baimbai menyimpan banyak daya tarik bagi pecinta kuliner nusantara. (banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani)

Ketika tiba di KWK Mawarung Baimbai, para pengunjung juga tidak dipungut biaya retribusi masuk. Melainkan hanya perlu mengeluarkan uang senilai Rp 2.000 untuk jasa parkir.

Nah, setelah itu maka kalian akan bisa keliling-keliling untuk melihat dan mengenal berbagai kuliner khas Banjar. Meskipun jangan lupa, bagi kalian yang mencicipinya untuk membayar kudapan tersebut.

Harganya kudapan dan makanan yang dijual pun terbilang cukup relatif murah. Bahkan menurut ketua kelompok sadar wisata Kelurahan Sungai Jingah, hanya dengan uang Rp 10.000 perut wisatawan sudah bisa kenyang dibuatnya.

Selain itu, yang juga menjadi ciri khas pusat perbelanjaan kuliner ini, aneka kudapan serta makanan yang dijual sangat banyak. Bahkan bila ditotal ada sekitar 80 an jenis kuliner ditawarkan.

Diantaranya seperti Nasi Kuning, Nasi Sop, Soto Banjar, Laksa, Putu Mayang, Kue Ipau, Kararaban, Lempeng Bakunyung, hingga banyak lagi jenis kuliner lainnya.

Namun buat kalian yang ingin ke tempat tersebut, perlu mencatat satu hal ini. Pasalnya, kawasan wisata kuliner Mawarung Baimbai tidak buka setiap hari.

Melainkan dalam sepekan hanya beroperasi dua hari yaitu setiap Selasa dan Sabtu. Selain itu, begitu juga waktu beroperasi, destinasi ini mulai buka dari pukul 15.00 sampai paling lama pukul 20.00.

Namun jangan heran, bila berkunjung ke tempat tersebut, ketika lebih malam kalian berkunjung, justru akan sudah menemui sejumlah pedagang nampak lengang.

Karena selain mereka beroperasi berpatok dengan waktu, pedagang kawasan wisata kuliner Mawarung Baimbai juga akan bergantung pada barang dagangannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Royan Naimi
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved