Cafe di Banjarmasin

Kotalama Koffie Alternatif Tempat Ngopi Asyik di Banjarmasin

Suasana jadul dan retro sangat kental terasa saat memasuki kafe Kotalama Koffie yang berlokasi di Jalan Simpang Hasanuddin HM Banjarmasin

Kotalama Koffie Alternatif Tempat Ngopi Asyik di Banjarmasin
istimewa
Pengolahan kopi bermetode tradisional Sulsel di Kotalama Koffie 

Penulis wartawan banjarmasinpost.co.id Achmad Maudhody

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BANJARMASIN - Suasana jadul dan retro sangat kental terasa saat memasuki kafe Kotalama Koffie yang berlokasi di Jalan Simpang Hasanuddin HM Banjarmasin.

Sesuai namanya, Kotalama Koffie mengandalkan konsep ini sebagai salah satu daya tariknya sekaligus identitas yang membedakannya dibanding kafe dan kedai kopi lainnya di Banjarmasin.

Memasuki kafe, pengunjung sudah disambut interior seperti set meja dan kursi jadul yang sering didapati di rumah-rumah era 70 dan 80an.

Suasana ini makin didukung dengan ornamen seperti lemari kabinet dan poster-poster jadul yang terdapat di hampir seluruh sudut kafe.

Namun tak hanya sampai di situ, konsep jadul dan tradisional juga ada pada cara pengolahan kopi di Kotalama Koffie.

Dijelaskan Founder Kotalama Koffie, Happy Bima, pengolahan kopi di Kotalama Koffie menjadi satu dari segelintir kafe dan kedai kopi lainnya di Banjarmasin yang mempertahankan cara tradisional.

Unik, Kotalama Koffie Angkat Konsep Jadul dan Retro

Kotalama Koffie, Gunakan Metode Pengolahan Kopi Tradisional Khas Sulsel

Kafe Kopi ini Berada di Kawasan Bekas Pertokoan, Jadi Daya Tarik Tersendiri

Miliki Konsep Unik, Kafe ini Sering Jadi Tongkrongan Komunitas

"Jadi bukan diseduh seperti biasa tapi kopinya dimasak dan disaring manual. Ini yang akan selalu dipertahankan di Kotalama," kata Happy.

Lebih spesifik, cara pengolahan secara tradisional yang diadopsi di Kotalama Koffie merupakan cara pengolahan kopi tradisional di Sulawesi Selatan khususnya untuk signature menu nya, Kopi Tetek.

Dimana bubuk kopi bukan diolah dengan cara diseduh seperti biasanya, namun dimasak menggunakan teko yang diletakkan di atas api dilapisi lempengan logam.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved