Taman Wisata Alam Pulau Bakut

Melihat Aktivitas Bekantan dari Dekat Ayo Kunjungi Taman Wisata Alam Pulau Bakut

BAGI yang bosan dengan wisata perkotaaan seperti mal dan hiruk pikuk perkotaan, tak ada salahnya mencoba Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut Kabupaten

banjarmasinposttravel.com/edi nugroho
Taman wisata alam Pulau Bakut, di Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola). 

Penulis wartawan banjarmasinpost.co.id Edi Nugroho

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, MARABAHAN - BAGI yang bosan dengan wisata perkotaaan seperti mal dan hiruk pikuk perkotaan, tak ada salahnya mencoba Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut Kabupaten Barito Kuala (Batola).

TWA Pulau Bakut benar-benar menawarkan wisata sensasi alami yang luar biasa.

Begitu datang di kawasan ini, maka pengunjung harus menyeberang Sungai Barito untuk ke lokasi pulau Bakut.
Biayanya cuma Rp 10 ribu pulang pergi.

“Iya tak perlu mahal menyeberang ke Pulau Bakut itu Rp 10 ribu pulang pergi,” kata Camat Anjir Muara Jaya Hidayatullah, S.Sos, Rabu (22/1/20).

Menurut Jaya, Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut yang berada di bawah Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala (Batola) resmi menjadi kawasan wisata untuk umum, yakni sejak Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS melakukan Soft Launching, Rabu (07/11/18) silam.

Jenuh hidup di tengah perkotaaan, naluri manusia ingin mendengarkan suara alam.

Taman Wisata Alam (TMA) Pulau Bakut menawarkan sensasi wisata alam dengan dengan keberagaman keunikannya.

Tak Perlu Jauh wisata Alam, Pulau Bakut Menawarkan Sensasi Alami Luar Biasa

Taman Wisata Alam Pulau Bakut, Tempat Rekreasi Sekaligus Tempat Edukasi Masyarakat

Tempat Konservasi Bekantan, Berkunjung ke Sini Bisa Melihat Aktivitas Monyet Hidung Panjang

Pulau Bakut Bisa Dicapai dengan Melalui Susur Sungai Barito Atau Kendaraan Roda Dua dan Empat

Alamnya yang Masih Asri Menjadikan TWA Pulau Bakut Salah Satu Lokasi Favorit Bikin Vlog

Para Turis Asing Pilih Pulau Bakut sebagai Tujuan Favorit Menikmati Alam Kalimantan

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalsel, Mahrus Aryadi, melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Banjarbaru BKSDA Kalsel Ridwan Efend, menjelaskan objek wisata Pulau Bakut ini untuk menjadi tujuan wisata menarik sekaligus tempat edukasi masyarakat, khususnya bagi para pelajar.

Dijelaskanya, lokasi Pulau Bakut yang merupakan hunian bagi Bekantan (Nasalis Larvatus) memiliki luas 15,8 hektare.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved