Bermanja Lidah di Kuliner Barokah

Steril Pengamen dan Peminta-minta

BERSANTAP makan sambil bersantai di Pasar Kuliner Barokah memang terasa jauh berbeda dibanding tempat kuliner lainnya.

Steril Pengamen dan Peminta-minta
banjarmasinposttravel.com/roy
Bangunan Pasar Kuliner Barokah, Martapura, megah dan lapang. 

Penulis wartawan banjarmasinpost.co.id Idda Royani

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, MARTAPURA - BERSANTAP makan sambil bersantai di Pasar Kuliner Barokah memang terasa jauh berbeda dibanding tempat kuliner lainnya.

Salah satunya yakni kenyamanan dan ketenangan suasana.

Pengunjung tidak akan terusik oleh aktivitas pengamen maupun peminta-minta yang kerap dijumpai di tempat-tempat makan lain.

Pasar Kuliner Barokah steril dari akrivitas-aktivitas seperti itu.

Terletak di Pusat Kota Dekat Pusat Permata

Diresmikan Langsung oleh Bupati Banjar

Toilet Berkelas Hotel Berbintang

Buka Sejak Pagi hingga Jelang Petang

Sajikan Menu Khas Masakan Banua

"Kami melarang pengamen dan peminta-minta masuk," ucap Direktur Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) Rusdiansyah, kemarin.

Ia mengatakan kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan suasana yang nyaman dan tenang.

Dengan begitu pengunjung dapat memanjakan lidah dan bersantai secara menyenangkan.

Namun diakui sekali waktu kadang masih ada pengamen yang masuk karena memang belum ada petugas keamanan khusus yang di-standby-kan di lokasi.

Ini masih sedang diupayakan.

"Maklum lah kan ini masih masa ujicoba, sedang dievaluasi tentang apa-apa saja yang kurang dan selanjutnya dicari upaya yang paling tepat. Saat ini kami juga masih fokus untuk persiapan pengoperasian bangunan tahap keduanya," tandas Rusdiansyah.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/roy)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved