Teh Bidara

Mau Tahu Rasanya Teh Bidara, Konon Khasiatnya Bisa Mengusir Makhluk Halus, Kini Jadi Oleh-oleh

Mau Tahu Rasanya Teh Bidara, Konon Khasiatnya Bisa Mengusir Makhluk Halus, Kini Jadi Oleh-oleh

Mau Tahu Rasanya Teh Bidara, Konon Khasiatnya Bisa Mengusir Makhluk Halus, Kini Jadi Oleh-oleh
banjarmasinpost.co.id/mariana
Penjualan teh herbal di pusat oleh-oleh di Banjarmasin. 

Penulis wartawan Banjarmasinpost.co.id Mariana

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM - Beragam jenis ramuan herbal alternatif sudah mulai dikembangkan di Banjarmasin, di antaranya ada teh herbal dari beragam tumbuhan berkhasiat lainnya yang bagus bagi kesehatan.

Di antaranya ada teh bidara yang dijual secara online oleh Ummu Fatih. Teh herbal ini dijual seharga mulai Rp 25.000.

Selain di Banjarmasin, pemasarannya juga dilakukan di seputaran Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Peminatnya saat ini masih didominasi orang dewasa.

"Khasiat teh bidara kental dengan berbau mistis, dipercaya dapat mengusir jin. Terlepas dari hal itu, teh bidara dapat berfungsi menghilangkan jerawat, mengatasi haid yang tidak lancar, menyehatkan mulut, baik untuk lambung, dan menghilangkan keputihan pada wanita," jelas Ummu kepada Banjarmasinpost.co.id.

Jangan Lupa Beli Sari Buah Kasturi dari Banjarmasin, Sari Buah Asli Kalsel Cuma Rp 12.000 Per Botol

Menikmati Pizza Lokal Banjar, Pizza Rukun Asal Banjarmasin Cocok untuk Oleh-oleh Luar Daerah

Sementara itu, ramuan teh hijau dan bawang dayak diproduksi PT Surya Borneo Higienis berlokasi di Jalan Gubernur Soebarjo sejak akhir 2016 lalu.

"Yang digunakan menjadi bahan baku adalah umbi bawang dayak, pihak perusahaan membuat kebun sendiri di daerah Guntung Manggis Banjarbaru untuk ketersediaan bahan baku. Selain itu kami juga mendatangkan bawang dayak dari wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk stok bahan baku," ucap Owner PT Surya Borneo Higienis, Zulnedi.

Masa panen di kebun bawang dayak sudah terjadwal dapat dilakukan 4-6 bulan sekali, sehingga diklaimnya tidak pernah ada kendala sejauh ini soal bahan baku. Sedangkan teh hijau turut di budidayakan serta pasokannya juga ditambah dari Jakarta.

Varian teh hijau bawang dayak ini ada dua jenis, rasa melati dan vanila. Rasa dan aroma ini dikatakan Zulnedi untuk penyesuaian rasa dan aroma dari bawang dayak yang cukup menyengat dan dominan. Teh herbal dipasarkan dalam satu kotak kecil berisi 15 sachet kantong celup, harga di tingkat eceran dibanderol Rp 25.000.

Di Banjarmasin dan sekitarnya, perpaduan teh hijau dan bawang dayak masih belum ada. Zulnedi mengklaim Pastea adalah satu-satunya produk berbahan dasar kedua tanaman itu. Sehingga dari sisi kompetitor langsung dengan bahan baku yang sama masih belum dijumpai. Berbeda dengan bahan dasar teh hijau saja atau teh bawang dayak saja, yang sudah mulai menjamur.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved