Pasar Kaget Jadi Magnet

Tersedia Puluhan Jenis Barang, Pasar Kaget di Banjarmasin Jadi Maget

Pasar kaget yang hanya mengelar dagangannya setiap Minggu pagi, menjadi magnet masyarakat yang ingin membeli berbagai jenis dan macam barang.

Tersedia Puluhan Jenis Barang, Pasar Kaget di Banjarmasin Jadi Maget
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Pasar kaget yang hanya mengelar dagangannya setiap Minggu pagi, menjadi magnet masyarakat yang ingin membeli berbagai jenis dan macam barang. Seperti yang terlihat di pasar kaget Pasar Beem dan Pasar Baru Banjarmasin 

Penulis Wartawan Banjarmasinpost.co.id Jumadi

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM - Pasar kaget yang hanya mengelar dagangannya setiap Minggu pagi, menjadi magnet masyarakat yang ingin membeli berbagai jenis dan macam barang.

Beberapa warga juga sering menyebutnya sebagai pasar tungging. Seperti yang terpantau pada Minggu (2/2/2020) pagi.

Lokasi pasar berada di sepanjang kanan kiri Pasar Lima, Pasar Beem sampai ke Pasar Sepeda, sebagian di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Sejak pagi, ratusan warga"Menyerbu" pasar yang menjual lebih dari 50 item, antara lain seperti konveksi (pakaian jadi) pakaian bekas, pakaian baru, selimut, makanan ringan, menjual berbagai macam buah-buahan, menjual jarum jahit sepatu, berbagai jenis mainan anak-anak, helm bekas, sparepart motor bekas, makanan kering, berbagai macam alat-alat pertukangan, sampai melayani pengobatan bekam, mengeluarkan darah kotor dari badan.

Selain untuk Manasik Haji, Miniatur Kabah di Islamic Center Al Abrar Jadi Lokasi untuk Swafoto

Video Berburu Kerajinan Tangan di Pasar Kerajinan Amuntai

Selain Itik Alabio dan Kerbau Rawa, Tempat ini Menjadi Salah Satu Tujuan Wisata di HSU

Dengan adanya pasar ini, maka masyarakat ekomomi sedang dan bawah dapat terjangkau membeli barang di sini. Kemudian ratusan motor yang diparkir di empat titik, menjadikan pendapatan bagi warga sekitar, yakni jasa parkir.

Baik parkir kendaraan roda empat maupun roda dua. Untuk lokasi parkir kendaraan roda empat sudah diatur, yakni di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, simpang Telawang sampai depan Sinta Restoran atau Arjuna Plaza.

Bahrani, salah satu pedagang konveksi pakaian bekas mengatakan, dia menjual berbagai jenis pakaian bekas, seperti celana jean, celana kaos biasa, kaos oblong sampai kemeja atau hem.

"Lumayan setiap Minggu pagi, membuka dagangan di sini, barang yang terjual 25 sampai 30 kaos, kemeja dan 20 celana panjang,"jelasnya.

Ditambahkannya, tempat ini sangat strategis untuk menjajakan berbagai jenis barang. Khusus pada tanggal-tanggal muda sesudah gajihan, pasar ini dipenuhi konsumen.

Pasar kaget yang hanya mengelar dagangannya setiap Minggu pagi, menjadi magnet
Pasar kaget yang hanya mengelar dagangannya setiap Minggu pagi, menjadi magnet (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

"Kami mulai mengelar barang dagangan mulai pukul 07:00 Wiga hingga pukul 11:00 Wita. Tetapi kalau hujan, maka pembelinya sepi,"tambah Bahrani.

Bahari, pedagang sendal dan sepatu karet mengatakan, lumayan setiap membuka dagangannya sangat laku. "Kita selain membuka usaha di sini, juga membuka pada hari pasar, di Banjarmasin,"terangnya.

Bentuk Dukungan Pengembangan Konsep Desa Wisata Tiwingan Lama, Forum KTT Kalsel Serahkan ini

Menikmati Malam di Pantai Gedambaan, Menginap di Cottage Berfasilitas Lengkap Hanya Rp 250 Ribu

Selain Itik Alabio dan Kerbau Rawa, Tempat ini Menjadi Salah Satu Tujuan Wisata di HSU

Pantauan di lapangan, sekitar 100 lapak pedagang membuka usahanya di pasar ini. Jumlah ini belum termasuk yang berdagang es crim dan pentol yang menggunakan gerobak.

Seperti diketahui, sebutan pasar tungging, bermula munculnya pasar tungging di sepanjang Jalan Belitung di era tahun 2000 an. Sampai akhirnya pasar itu dipindahkan Pemko Banjarmasin sekitar Pasar Kalindo Raya. (banjarmasinposttravel.com/jumadi)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved