Pasar Kain Sasirangan di Banjarmasin

Jaman Patih Lambung Mangkurat Jadi Kain Sakral, Sekarang Sasirangan Dibuat Modis

Menurut sejarahnya, Sasirangan merupakan kain sakral warisan abad XII saat Lambung Mangkurat menjadi patih Negara Dipa.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Kain Sasirangan dulunya merupakan kain sakral yang dibuat abad XII dijaman Patih Lambung Mangkurat. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Kata sasirangan berasal dari kata menyirang yang berarti menjelujur, karena dikerjakan dengan cara menjelujur kemudian diikat dengan tali raffia dan selanjutnya dicelup, hingga kini sasirangan masih dibuat secara manual.

Menurut sejarahnya, Sasirangan merupakan kain sakral warisan abad XII saat Lambung Mangkurat menjadi patih Negara Dipa.

Awalnya sasirangan dikenal sebagai kain untuk “batatamba” atau penyembuhan orang sakit yang harus dipesan khusus terlebih dahulu (pamintaan) sehingga pembuatan kain sasirangan seringkali mengikuti kehendak pemesannya. Oleh karena itu, Urang Banjar seringkali menyebut sasirangan kain pamintaan yang artinya permintaan.

Menurut Muhammad Rafi, motif-motif kain sasirangan banyak sekali jumlahnya.

Yuk Belanja ke Pasar Sungai Jingah Banjarmasin, Bisa Lihat Pengolahan Sasirangan

Islamic Center Al Abrar Tabalong, Kubahnya Berbentuk Cekung Seperti Mangkok, ini Maknanya

Menikmati Malam di Pantai Gedambaan, Menginap di Cottage Berfasilitas Lengkap Hanya Rp 250 Ribu

Kembangkan Wisata Raja Lima, Pemerintah Akan Bangun Fasilitas Umum dan Berlakukan Retribusi Masuk

Motif yang klasik diantaranya Iris Pudak, Kambang Raja, Bayam Raja, Kulit Kurikit, Ombak Sinapur Karang, Bintang Bahambur, Sari Gading, Kulit Kayu, Naga Balimbur, Jajumputan, Turun Dayang, Kambang Tampuk Manggis dan lain-lain.

"Sekarang motif Sasirangan lebih bervariasi sesuai perkembangan zaman milineal. Ini sangat bagus, bisa menembus generasi muda. Baju Sasirangan bisa dipakai untuk modis, acara resmi, jaket, baju santai dan lain-lain,"katanya. (banjarmasin post.co.id/syaifulanwar)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved