Pasar Kain Sasirangan di Banjarmasin

Sasirangan Printing Marak, Begini Reaksi Pengrajin Sasirangan di Kota Banjarmasin

Saat ini cukup banyak orang menjual Sasirangan printing dibeberapa toko di Kota Banjarmasin. Kondisi membuat prihatin pengrajin Sasirangan lokal

Editor: Royan Naimi
istimewa/rina basrindu
Seorang pengunjung memilih pakaian berbahan kain sasirangan. 

BANJARMASIN POST.CO.ID - Seiring tingginya minat masyarakat untuk mengenakan kain Sasirangan, saat ini cukup banyak orang menjual Sasirangan printing dibeberapa toko di Kota Banjarmasin. Kondisi membuat prihatin pengrajin Sasirangan lokal

Salah seorang pengusaha Butik Sasirangan, Rina Basrindu mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan maraknya Sasirangan Printing di Banua.

"Saya melihat di Bandara dan duduk di louge, karyawannya menggunakan printing. Saya juga masuk d beberapa hotel pas acara seminar, saya melihat pakai Sasiran printing. Juga masih ada sekolah-sekola atau lembaga yang menggunakan Sasirangan printing," katanya.

Menurut Rina, perlu ada ketegasan dari pemerintah buat menegur hotel dan pengusaha lainnya yg masih menggunakan printing buat karyawannya.

Jaman Patih Lambung Mangkurat Jadi Kain Sakral, Sekarang Sasirangan Dibuat Modis

Islamic Center Al Abrar Tabalong, Kubahnya Berbentuk Cekung Seperti Mangkok, ini Maknanya

Kembangkan Wisata Raja Lima, Pemerintah Akan Bangun Fasilitas Umum dan Berlakukan Retribusi Masuk

"Apalagi sekarang sedang giat-giatnya pelatihan Sasirangan, otomatis menjamur lah pengrajin-pengrajin baru.  Tidak menutup kemungkinan bisa mematikan pembuat Sasirangan lokal, karena harga jauh lebih murah," ucapnya.

Menurutnya, seandainya orderan dari lembaga atau sekolah atau perusahaan itu di lempar kw pengrajin Sasirangan asli, artinya bisa memajukan kehidupan ekonomi pengrajin.

Intinya, lanjut dia, ada ketegasan teguran langsung dari pemerintah kepada para pengusaha yang memakaikan seragam karyawannya.

"Juaa ada hari khusus seluruh warga Banjarmasin ada hari khusus pakai Sasirangan seluruhnya," tegasnya.

Kain Sasirangan sendiri selain dibikin baju hem, juga bisa dibuat sandal, tas, buket bunga, jaket dan lain-lain.

"Motif Kain Sasirangan pun bermacam-macam, pengrajin sekarang kreatif dan inovatif," kata Nana Ardella, salah satu pembuat tas Sasirangan ini.

Menurutnya, kain Sasirangan handmade cukup banyak peminatnya.

"Kita berharap, Sasirangan asli tetap dijaga dan lestarikan supaya tak tergusur Sasirangan Printing," harapnya.

Selain Itik Alabio dan Kerbau Rawa, Tempat ini Menjadi Salah Satu Tujuan Wisata di HSU

Produk Anyaman dari Purun ini Paling Banyak Diminati Kaum Perempuan Terutama Para Ibu

Terpisah, Wali Kota Ibnu Sina mengatakan untuk menjaga keaslian kain sasirangan dan mengangkat perekonomian pengrajin dan UKM Kota Banjarmasin, pihaknya, sudah mengeluarkan surat edaran walikota utk memakai sasirangan asli buatan pengrajin.

"Juga untuk jajaran Pemko Banjarmasin kami instruksikan setiap bulan di hari Kamis pertama menggunakan pakaian sasirangan pewarna alam," tandas Ibnu Sina.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved