Pasar Terapung

Sempat Disebut Mati Suri, Pasar Terapung Muara Kuin Masih Eksis Hanya Situasinya Seperti ini

Sempat jaya pada eranya, Pasar Terapung Muara Kuin Kota Banjarmasin, Kalsel, tidak perlu diragukan lagi menangguk untung dalam sektor pariwisata.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.com/ghanie
Pasar Terapung Muara Kuin juga pernah menjadi ikonik iklan wisata di sebuah televisi swasta. 

Penulis wartawan banjarmasinpost.co.id AR Abdul Ghanie

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BANJARMASIN - Sempat jaya pada eranya, Pasar Terapung Muara Kuin Kota Banjarmasin, Kalsel, tidak perlu diragukan lagi menangguk untung dalam sektor pariwisata.

Tidak hanya dikenal di mata wisatawan loka, destinasi ini juga telah melekat di pikiran sejumlah pelancong mancanegara.

Hal itu tidak karena seringnya pelancong yang datang dari berbagai daerah.

Di akhir pekan, Pasar Terapung Muara Kuin selalu ramai.

Pasar Terapung, Objek Wisata Andalan Kalsel, Menonjolkan Kearifan Lokal Warga Banjar

Pasar Terapung Muara Kuin Semakin Dikenal Setelah Tampil di Layar Kaca Bersama Sosok Perempuan ini

Wajahnya Tak Lagi Terlihat di Layar Kaca Bersama Pasar Terapung, ini Kabar Hj Ida

Menuju Pasar Terapung Bisa Lewat Darat Ataupun Sungai, Tapi Ingat Jangan Datang Setelah Subuh

Mereka yang datang, selain ingin menikmati keindahan Sungai Barito juga mengabadikan langsung momen unik berupa transaksi sejumlah pedagang dan pembeli di atas sungai.

Sayang, kondisi itu kini tidak seramai dulu lagi.

Lengang, pengunjung dan pedagang pasar ini juga sempat disebut-sebut mati suri.

Menurut seorang mantan pedagang Pasar Terapung Muara Kuin, Hj Nor Farida atau akrab disapa Hj Ida, pasar yang pernah menjadi ikonik kota Banjarmasin tersebut masih ada.

Hanya saja jika dibandingkan dengan kondisi lalu, Pasar Terapung Muara Kuin saat ini tidak seramai dulu.

Para pedagang tersebar.

Selain itu, jumlahnya kini juga lebih sedikit dari pada beberapa tahun silam.

"Masih ada kok. Kalau tidak percaya datang aja setelah salat subuh ke Muara Sungai Kuin. Mereka biasa berjualan sayur, buah-buahan dan lainnya. Cuma jumlah mereka aja sekarang lebih sedikit ketimbang dahulu," jelasnya.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Ahmad Rizki Abdul Gani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved