Wisata Kampung Bunga Bumi Barakat

Legenda Nini Randa Jadi Cerita Turun Temurun di Kalangan Pengrajin Kambang Barenteng

Legenda Nini Randa Jadi Cerita Turun Temurun di Kalangan Pengrajin Kambang Barenteng

Legenda Nini Randa Jadi Cerita Turun Temurun di Kalangan Pengrajin Kambang Barenteng
banjarmasinposttravel.com/roy
Pembeli melihat-lihat aneka kambang barenteng. Pada momen tertentu, dagangan pedagang kembang laris manis 

Penulis wartawan banjarmasinpost.co.id Idda Royani

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, MARTAPURA - Rangkaian kembang yang cukup ternama di Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni Kambang Barenteng.

Ini tak sekadar berupa rangkaian bunga melati dan sejenisnya belaka.

Di balik itu, ada cerita rakyat yang menyelubungi.

Legenda agung itu menyingkap sejarah atau asal-usul keberadaan kambang barenteng hingga dijadikan bagian dari kebudayaan Banjar sejak ratusan tahun silam.

Kambang barenteng adalah rangkaian bunga-bunga segar yang terdari atas bunga melati, mawar, kenanga, dan kembang kertas.

Asal usul kambang barenteng ternyata dari Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Kampung Bunga Bumi Barakat, Aneka Bunga Tumbuh Subuh di Desa Jingah Habangilir Kabupaten Banjar

Kampung Bunga di Kabupaten Banjar Ada di Empat Desa di Dua Kecamatan ini

Kampung Bunga di Kabupaten Banjar Beberapa Kali Mendapat Kunjungan Pejabat Kementerian Pertanian

Ini Rute Menuju Kampung Bunga, Jalan Beraspal dan Mulus Meski Sempit

Pada Momen ini Harga Bunga Melati Bisa Meningkat Tajam

Sejak puluhan tahun silam di desa kecil ini ada sejumlah warga setempat yang aktif membikin kambang barenteng.

Karena itu pula mereka disebut parentengan atau para perajin kambang barenteng.

Salah seorang tetuha pengrajin kambang barenteng di Bincau yakni Anang Sarpini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved