Wisata Religi Kubah Pagatan

Mengunjungi Kubah Pagatan di Kabupaten Tanahbumbu, Makam Mufti Syekh Muhammad Arsyad

Mengunjungi Kubah Pagatan di Kabupaten Tanahbumbu, Makam Mufti Syekh Muhammad Arsyad

Mengunjungi Kubah Pagatan di Kabupaten Tanahbumbu, Makam Mufti Syekh Muhammad Arsyad
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kubah Pagatan di Kabupaten Tanahbumbu. Di kubah ini dimakamkan seorang ulama Mufti Syekh Muhammad Arsyad. 

Penulis wartawan Banjarmasinpost.co.id MAN Hidayat

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BATULICIN - Bagi masyarakat yang suka berziarah ke makam wali Allah atau Kiyai dn alim ulama, di Kabupaten Tanahbumbu menjadi satu tempat tujuannya.

Lokasinya berada di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu. Jaraknya dari pusat kota Di Pagatan hanya berkisar 1 sampai 2 KM saja dan posisinya tepat berada di wilayah pesisir pantai.

Makam di kubah Pagatan tersebut adalah Syekh Mufti Muhammad Arsyad. Makam ini adalah zuriat dari Datuk Kalampaian Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Wisata religi ini juga sudh sngat ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, bukan hanya di wilayah Kabupten Tanahbumbu tapi dari Jawa hingga Jakarta, juga berziarah ke makam tersebut.

Mengunjungi Kubah Pagatan di Kabupaten Tanahbumbu, Makam Mufti Syekh Muhammad Arsyad

Menurut penjaga Kubah yang ditemuia H Abdul Hadi, menjelaskan siapa itu Mufti Syekh Muhammad Arsyad.

"Sebenarnya, Beliau ini adalah buyut dari Datuk Kalampaian," sebut H Abdul Hadi kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (26/3/2020).

Dia menjelaskan, berbicara silsilah dari awal adalah, Datuk Kalampaiyan memilki 11 istri, dan dari jumlah itu, hanya 7 yang memiliki keturunan dan 4 di antaranya tidak ada keturunan.

"Kalau Syekh Mufti Muhammad Arsyad adalah dari turunan istri pertama bernama Tuan Datu Bajut. Istri pertama Datuk Kelamapaiyan, melahirkan Syarifah dan memiliki keturunan lagi yakni, melahirkan Syekh Muhammad As'ad. Dari Syekh Muhhamd As'ad, lahir lah Syekh Mufti Muhammad Arsyad, beliau yang ada di makam ini," katanya.

Beliau ada 5 saudara. Pertama Syekh Abu Thoha di Tenggarong, anak kedua syekh Abu Hamid di Sampit, ketiga beliau, setelah itu di Taniran ada syekh Salahudin, Balimau ada Syekh Akhmad.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved