Kafe di Banjarmasin

Bukan Kafe Biasa, De Koppel Banjarmasin Tawarkan Konsep Negeri Belanda Lengkap dengan Kostumnya

Bukan Kafe Biasa, De Koppel Banjarmasin Tawarkan Konsep Negeri Belanda Lengkap dengan Kostumnya

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.com/amirul yusuf
Para pengunjung sedang berfoto di Photobooth bernuansa Belanda 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BANJARMASIN - Di era teknologi dan media sosial sekarang ini, mengunggah foto bagus seolah menjadi suatu kebutuhan.

Hal itulah yang mendasari Rumah Makan De Koppel menyediakan tempat berfoto dan selfie kekinian dengan bangunan bergaya eropa.

Ya, De Koppel merupakan rumah makan bernuansa Belanda yang berlokasi di Jalan Pembangunan Banjarmasin.

Saat memasuki De Koppel, mata pengunjung sudah dimanjakan dengan perabotan khas Belanda yang tersebar di seluruh bagian ruangan.

Recommended Dikunjungi di Banjarmasin, Kafe ini Usung Ciri Khas Negeri Kincir Angin

Mesin Ketik dan Telepon Jadul Terlihat Mencolok Dekat Pintu Masuk Kafe De Koppel Banjarmasin

Dibanderol Rp 22 Ribu, Makanan Khas Belanda ini Tersedia di De Koppel Banjarmasin

Berlatar Perapian dan Alat Musik Khas Belanda, ini Spot Foto Wajib di De Koppel Banjarmasin

De Koppel Banjarmasin Menyewakan Pakaian Tradisional Belanda Berbagai Ukuran Seharga Rp 20 Ribu

Mesin ketik dan telepon jadul terlihat mencolok di dekat pintu masuk kafe.

Di dinding kafe terdapat hiasan berupa lukisan beserta tulisan Amsterdam, Eindhoven, Delft dan Masstrich yang merupakan nama-nama kota di Belanda.

Sepatu dan alat musik khas Belanda yang berada di pojok belakang ruangan tampak menambah kental nuansa eropa di sana.

Menurut salah seorang pegawai De Koppel, semua pernak-pernik di sana merupakan koleksi pribadi sang pemilik cafe.

Bahkan ada salah satu spot foto yang terdiri dari kumpulan pernak-pernik khas Belanda.

Tak heran kalau hal tersebut menjadi daya tarik utama pengunjung untuk datang.

Tidak hanya di dalam ruangan, De Koppel juga menyediakan spot foto di luar ruangan di bagian belakang rumah makan.

Di sana tersedia kincir angin buatan beserta buah-buah plastik sebagai pajangan untuk para pengunjung yang ingin berfoto.

Juga terdapat beberapa Photo Boot berlatarkan bangunan Belanda yang seolah membuat para pengunjung sedang berada di Negeri Kincir Angin.

Menu di sini pun bervariasi, tak hanya makanan khas Belanda, khas Indonesia pun tersedia.

Harga makanannya pun cukup ramah di kantong.

Untuk menikmati Saoto Soup Suriname khas Belanda, pengunjung cukup merogoh kocek senilai 22 ribu rupiah.

"Di sini menyajikan makanan khas Belanda yaitu Saoto Soup Suriname, yaitu terdiri dari ayam, toge, suun dengan taburan bawang dan kentang goreng," jelas Nuri, salah seorang pegawai De Koppel.

Menu-menu khas Indonesia turut disediakan demi menyesuaikan selera lokal pengunjung, diantaranya Soto Betawi, Nasi Sop, Soto Banjar dan lain-lain.

Salah satu yang menjadi favorit para pengunjung De Koppel yaitu adanya penyewaan pakaian khas Belanda.

Pengunjung pun dapat berfoto ataupun menikmati makanan sambil memakai pakaian tersebut.

Pakaian tradisional Belanda yang bernama Klederdrach tersedia dalam berbagai ukuran, lengkap dengan topi runcingnya.

Itulah hal-hal yang membuat De Koppel menarik karena berbeda dengan rumah makan lainnya.

Rumah makan ini normalnya buka dari Senin hingga Sabtu, pukul 10.00 - 19.00 Wita.

(Banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Amirul Yusuf)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved