Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh

Penduduk Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Siapkan Alat ini Menangkal Buaya

Penduduk Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Siapkan Alat ini Menangkal Buaya

Penduduk Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Siapkan Alat ini  Menangkal Buaya
banjarmasinposttravel.com/fathurahman
Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh ini terletak ditengah Sungai Mentaya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, SAMPIT - Menjadikan Pulau Lepeh dan Pulau Hanaut yang ada di tengah Sungai Mentaya, sebagai Taman Wisata Buaya tersebut sebagai satu langkah agar habitat buaya muara yang hidup dalam dua pulau tersebut bisa disolasi.

Karena selama ini, banyak sekali laporan warga yang diserang buaya ganas Sungai Mentaya tersebut.

Bahkan menurut informasi Lurah Pulau Hanaut saat itu masih di jabat Ardiansyah, ada ukuran buaya yang diperkirakan mencapai 10 meter lebih yang menghuni pulau tersebut.

Buaya muara tersebut sering berjemur di pinggiran sungai sekitar pulau tersebut, sehingga bisa dilihat oleh kelotok atau kapal yang lewat.

"Kadang juga buayanya naik hingga ke daratan sekitar permukiman warga yang ada di Pulau Hanaut seberang ini," ujarnya.

Buaya Berjemur di Bantaran Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Jadi Pemandangan Ngeri tapi Menarik

Dua Pulau di Sungai Mentaya Kotim Jadi Taman Wisata Buaya Bisa Mengurangi Dampak ini

Ide Jadikan Dua Pulau di Sungai Mentaya Kotim Berawal dari Seringnya Pemerintah Dapat Laporan ini

Warga di Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Sudah Melihat Buaya Berkeliaran hingga Dermaga

Penduduk Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Merespons Positif Ide Pemerintah Kotim Jadikan ini

Rencana Jadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Wisata Taman Buaya Beri Warga Harapan ini

Ardiansyah, mengungkapkan, untuk menghalau agar buaya tidak masuk ke permukiman warga, pihaknya sudah diberikan bantuan jaring oleh Pemkab Kotim.

"Ini upaya kami untuk menghalau agar binatang buas tersebut tidak memangsa warga kampung, dalam pelaksanaan musrenbang kecamatan kami usulkan pengadaan jaring untuk mengantisipasi agar buaya tidak bisa masuk ke halaman rumah warga," ujarnya.

Terkait rencana Pemkab Kotim yang akan menjadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh sebagai Taman Wisata Buaya, ditanggapi positif warga Pulau Hanaut dan warga Mentaya Hilir Utara Bagendang yang selama ini sering jadi korban serangan buaya.

"Kami menyambut baik, wacana itu, agar kami lebih aman, agar buaya tidak keluyuran ke permukiman warga hingga rawan serangan buaya," ujar Halim warga Bagendang, Kotim.

KEPALA BKSDA SKW II Pangkalanbun, Dendi Setiadi, mengatakan, pihaknya siap melakukan kerjasama dengan Pemkab Kotim, jika benar-benar serius untuk membangun taman buaya untuk habitat buaya yang ada di Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh, Kotim.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved