Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh

Rencana Jadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Wisata Taman Buaya Beri Warga Harapan ini

Rencana Jadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Wisata Taman Buaya Beri Warga Harapan ini

Rencana Jadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Wisata Taman Buaya Beri Warga Harapan ini
banjarmasinposttravel.com/fathurahman
UPTD Dermaga Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan,Sampit, menyediakan ruang tunggu penumpang yang akan ikut dermaga kelotok atau speedboat yang mengantarkan warga Pulau Hanaut atau warga Samuda menyeberang. Saat melintas naik kalotok atau kapal kerap penumpang bisa melihat buaya di sungai atau di sekitar pulau tersebut tersebut. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, SAMPIT - Adanya wacana menjadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh yang ada di tengah Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ditanggapi positif warga sekitar pulau tersebut.

Rencana Pemkab Kotim yang akan menjadikan Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh tersebut sebagai Taman Wisata Buaya disambut baik warga Samuda, karena dinilai akanmembawa manfaat bagi warga sekitar pulau tersebut.

Menurut Warga akan muncul peluang usaha baru terutama di saat banyak warga berdatangan untuk melihat pulau tersebut, tentunya akan memerlukan kelotok atau kapal.

Buaya Berjemur di Bantaran Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Jadi Pemandangan Ngeri tapi Menarik

Dua Pulau di Sungai Mentaya Kotim Jadi Taman Wisata Buaya Bisa Mengurangi Dampak ini

Ide Jadikan Dua Pulau di Sungai Mentaya Kotim Berawal dari Seringnya Pemerintah Dapat Laporan ini

Warga di Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Kotim Sudah Melihat Buaya Berkeliaran hingga Dermaga

Penduduk Sekitar Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh Merespons Positif Ide Pemerintah Kotim Jadikan ini

Tentu akan ada pengunjung yang datang memerlukan kelotok atau kapal, mungkin juga speedboat untuk mengantarkan ke sekitar pulau melihat buayat.

"Ini jadi peluang usaha baru bagi warga," ujar Madi warga Samuda, Senin (30/3/2020).

Dia berharap, ketika nantinya benar diwujudkan sebagai lokasi wisata diharapkan pengelolaan wisata melibatkan warga sekitar.

"Paling tidak kami bisa dilibatkan dalam pengelolaanya, seperti penyediaan sarana transportasi dan laiannya," ujarnya.

banjarmasinposttravel.tribunnews.com/ faturahman

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved