Wisata Pantai di Tanahlaut

Keindahan Pantai Menyatu dengan Eksotisnya Hutam Galam di Jorong Beach Tanahlaut

Bentang panjang pantai Jorong Beach Galam yang telah ditata sudah mencapai ratusan meter

Keindahan Pantai Menyatu dengan Eksotisnya Hutam Galam di Jorong Beach Tanahlaut
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/roy
Jalan koridor tambang menuju Pantai Jorong Beach Galam di Swarangan berpagar dan berpayungkan pepohonan pinus sehingga suasananya cukup rindang. 

"Sudah lengkap semuanya, ya fasilitas bagi pengunjungnya serta infrastrukturnya yang sudah sangat memadai. Jalan masuknya dari jalan raya juga cuma enam kilometer dan bentang jalannya sangat lebar. Setahu saya tak lama lagi aktivitas tambangnya juga berakhir," sebutnya.

Gde mengatakan pihaknya memang berharap kelak pantai setempat dapat menjadi andalan objek wisata di Tala sehingga penataan dan pelengkapan fasilitas yang dibangun JBG benar-benar teroptimalkan pemanfaatnnya.

Dikatakannya, sementara ini objek wisata pantai maupun hutan galam perawan yang ada baru dibuka terbatas untuk kalangan tertentu. Seperti dari kalangan pemerintahan dan relasi atau mitra kerja lainnya.

Kelak mengenai pengelolaannya pascapelimpahan tergantung pada kebijakan pemerintah daerah. Yang pasti keberadaan pantai di sini sudah kami lengkapi dan kami yakin punya daya tarik yang besar yang tak dijumpai di pantai lain.

"Contohnya port (pelabuhan khusus) itu nanti kan juga bisa dijadikan spot wisata juga di pantai ini. Apalagi misalnya di sekitar port dibikin kafe-kafe terapung, pasti sangat indah dan menarik minat wisatawan," cetus Gde.

Konservasi Flora Fauna Tropis

PANTAI Jorong Beach Galam berdekatan dengan hutan galam. Jaraknya hanya sekitar sepuluh meter karena cuma dipisahkan oleh jalan. Luasannya sekitar 15 hektare dari total luasan kawasan hutan galam setempat yang mencapai 50 hektare.

Hutan galam di lingkungan kantor dan port PT JBG itu bahkan masih perawan karena belum pernah tersentuh tangan manusia. Manajemen perusahaan penanaman modal asing dari Thailand ini mengamankan hutan galam tersebut dan dijadikan sebagai kawasan konservasi flora dan fauna hutan tropis.

Karena itu di kawasan hutan tersebut tak cuma menjadi habitat kayu galam. Tapi, sekaligus menjadi area konservasi beragam jenis tumbuhan hutan tropis, termasuk fauna (satwa) yang ada di dalamnya.

Satwa yang ada di hutan galam setempat antara lain lebah, ular, kelelawar, dan lainnya. "Kami memang berkeinginan menjadikan hutan galam di sini sebagai kawasan konservasi flora fauna hutan tropis," ucap Gde.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved