RTH Rantau Baru Tapin

RTH Rantau Baru, Areal Persawahan yang Jadi Alternatif Rekreasi di Tapin

Warga setempat menyebut Siring Rantau Baru, karena awalnya merupakan persawahan yang disiring

RTH Rantau Baru, Areal Persawahan yang Jadi Alternatif Rekreasi di Tapin
banjarmasinposttravel.com/mukhtar wahid
Fasilitas trotoar jalan selembar enam meter dibangun di kawasan RTH Rantau Baru untuk memanjakan pengunjung , Kamis (16_1_2020) 

Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari tugu Sirang Pitu atau titik nol kilometer Rantau.

Warga setempat menyebut Siring Rantau Baru. Itu karena awalnya merupakan persawahan yang disiring dengan urukan tanah hingga menjadi kawasan tertata.

Pemerintah Kabupaten Tapin berencana melengkapi kawasan RTH Rantau Baru dengan sejumlah kantor layanan dan kantor pemerintahan agar terintegrasi dan perkembangan kawasan baru.

RTH Rantau Baru memiliki empat pintu masuk, pengunjung dapat masuk melalui Jalan Brigjend Hasan Basri. Itu adalah Jalan Datu Suban

Pintu berikutnya melalui Jalan Jenderal Sudirman by pass Rantau. Itu namanya Jalan Datu Nuraya.

Jalan Datu Suban dan Jalan Datu Nuraya itu terpotong bundaran. Itu bernama bundaran Datu Sanggul.

Pintu ketiga sambungan Jalan Datu Suban dapat masuk melalui Jalan Penghulu atau Jalan Salak kerap disebut warga setempat.

Kemudian, pintu keempat, sambungan Jalan Datu Nuraya dapat masuk dari Jalan MTQ ataupun Jalan SPG.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan berencana membangun trotoar di masing-masing pintu kedua, pintu ketiga dan pintu keempat.

Pintu pertama sudah terbangun trotoar lebar 6 meter dilengkapi bola beton dan kursi santai, sepanjang sekitar 250 meter.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved