Pengrajin Gerabah Desa Bayanan

Ramli Bisa Hasilkan Puluhan Buah Gerabah Kecil dalam Satu Hari

Ramli mengaku tak kesulitan membentuk detil-detil tokoh animasi ataupun tokoh film kartun.

Ramli Bisa Hasilkan Puluhan Buah Gerabah Kecil dalam Satu Hari
banjarmasinposttravel.com/hanani
Perajin gerabah di Desa Bayanan Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, dengan aktivitas membuat aneka produk berbahan tanah liat, Senin (13/4/2020) 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, KANDANGAN - Kreativitas warga Desa Bayanan, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten HUlu Sungai Selatan mengembangkan inovasi produk kerajinan gerabah terus dilakukan.

Ini seiring beralihnya masyarakat perdesaan, ke kompor gas untuk kebutuhan memasak.

“Kami terus bikin bentuk-bentuk baru, agar lebih bervariasi. Terutama untuk bentuk celengan, yang disukai anak-anak, seperti angry bird, dora emon, dora, micky mouse, serta tokoh kartun lainnya. Idenya, melihatnya di televisi, kemudian mencari gambarnya di google, atau youtube. Selanjutnya kami aplikasikan saat menempa tanah liat,” ungkap Ramli, salah satu pengrajin.

Sasar Menengah ke Atas, Pengrajin Gerabah Desa Bayanan HSS Berinovasi dengan Produk ini

Pengrajin Gerabah Desa Bayanan HSS Sering Menerima Pesanan dari Luar Derah

Konversi Minyak Tanah Sempat Membuat Pengrajin Gerabah Desa Bayanan HSS Terseok

Ramli mengaku tak kesulitan membentuk detil-detil tokoh animasi ataupun tokoh film kartun.

Dia cukup memprint out gambar, lalu melihat detil karakter tokoh tadi.

Untuk membuat gerabah ukuran kecil, menurutnya dalam satu hari bisa sampai puluhan buah.

Sedangkan untuk ukuran besar, misalnya buah semangka jumbo, paling bisa menghasilkan tiga buah selama dua hari, hingga proses finishing.

“Itupun tergantung cuaca juga. JIka sering hujan, proses pengeringan lambat,” ungkapnya.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/hanani)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved