Masjid At Taqwa HSU

Alquran Raksasa di Masjid At Taqwa Amuntai HSU Ternyata Karya Kyai dari Bagil Jawa Timur

Ada cerita hingga Alquran raksasa berusia ratusan tahun berada di Masjid Raya At Taqwa Amuntai, HSU.

Alquran Raksasa di Masjid At Taqwa Amuntai HSU Ternyata Karya Kyai dari Bagil Jawa Timur
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Alquran raksasa di Masjid At Taqwa Amuntai, HSU. 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, AMUNTAI –Ada cerita hingga Alquran raksasa berusia ratusan tahun berada di Masjid Raya At Taqwa Amuntai, HSU.

Alquran berusia ratusan tahun dengan ukuran raksasa ini adalah hasil perjalanan dari Khairil Ikhsan yang merupakan Kanwil Depag Kalimantan Selatan saat berguru kepada Al Habib Muhammad Effendi Al Idrus di Yogyakarta Provinsi Jawa Tengah. 

Alquran tersebut sebenarnya milik seorang Kiai yang berasal dari Bagil Provinsi Jawa Timur, sempat dipindah ke Gresik hingga akhirnya dibawa ke kediaman Al Habib Muhammad Effendi Al Idrus atau biasa dikenal dengan Habib Muh di Yogyakarta.

Habib Muh akhirnya menceritakan tentang Alquran tersebut kepada Khairil Ikhsan yang merupakan santri asal Amuntai.

Beribadah di Masjid At Taqwa Amuntai, Jemaah Bisa Saksikan Alquran Raksasa

Masjid At Taqwa Amuntai HSU Didukung Fasilitas Lengkap, Ada Ruang TPA

Masjid At Taqwa HSU Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan, Sering Diadakan Tablig Akbar

Masjid Raya At Taqwa Kebanggaan HSU, Warga Rasakan Tenang Beribadah

Karena keunikan dan keistimewaan alquran tersebut akhirnya diceritakan kembali kepada Bupati HSU kala itu HM Aunul Hadi.

Ternyata HM Aunul Hadi sangat tertarik dengan alquran tersebut dan meminta izin untuk membawa ke Amuntai.

Aunul Hadi juga meminta kepada Khalidi Arsyad yang saat itu menjabat sebagai kepala Bagian Kesra untuk mengurus proses pengiriman Alqura hingga sampai di Kota Bertakwa. 

 Sempat kesulitan mengirimkan Alquran karena ukurannya yang sangat besar, khawatir akan terjadi kerusakan diperjalanan namun bersyukur semuanya lancar.

Sejak awal Alquran memang sudah tersimpan di dalam lemari kaca dan tidak diperbolehkan dibuka buka lembaran halamannya karena khawatir akan terjadi kerusakan.

(Banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved