Sentra Tanaman Hias di Tapin

Saling Tukar Bibit, Kini Koleksi Pelaku Usaha Bunga Hias di Tapin Beragam

Koleksi tanaman hias yang dijual pelaku usaha di Desa Purut Tapin beragam. Itu karena, warga saling tukar bibit.

Saling Tukar Bibit, Kini Koleksi Pelaku Usaha Bunga Hias di Tapin Beragam
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Noor Bidiati, pelaku usaha jual bunga hias di Jalan Nasional Desa Purut RT 01 RW 01 Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalsel. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, RANTAU  - Pelaku usaha bunga hias di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki rasa gotong royong. 

Itu diakui Noor Bidiati, satu pelaku usaha bunga hias di lingkungan RT 01 RW 02 Desa Purut, seluruh bunga hias yang dijual harganya sama. Artinya tidak ada yang mahal dan tidak ada yang murah.

Misalnya satu pot bunga krokot pukul sembilan dibandrol Rp 15 ribu di tempat Noor Bidiati.  Maka, harga bunga hias di koleksi tetangga juga sama persis. 

"Saya hitung ada 17 pelaku usaha bunga hias di Desa Purut ini. Kami juga saling bertukar bibit bunga hias untuk menambah koleksi masing-masing," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id,  Minggu (17/5/2020).

Diajari Mahasiswa KKN, Kini Wanita di Desa Purut Terampil Budidaya Bunga Hias

Tak Kuat Lagi Bertani, Warga Desa Purut Ini Pilih Tekuni Bunga Hias

Warga Desa Purut Pajang Koleksi Bibit Bunga Hias Halaman Rumah

Noor Bidiati mengaku selama ini usaha bunga hias itu modal pribadi bukan dikelola kelompok usaha ataupun dikelola Badan Usaha Milik Desa.

"Usaha jual bunga hias ini dari modal pribadi semua. Tidak banyak untungnya. Tapi cukup lumayan," katanya.

Satu pot bunga krokot pukul sembilan seharga Rp 15 ribu itu, untungnya tidak banyak karena dipotong beli pot dari plastik, tanah berpupuk media tanam juga beli per karung.

"Mungkin bibit bunga saja aealnya beli kemudian dibibit sendiri hingga jadi banyak " katanya. 

Desa Purut Sentra Pembibitan Bunga Hias di Kabupaten Tapin

Khusus bunga hias jenis krokot pukul sembilan, Bidiati bisa hingga 50 pot membuat bibitnya.

Kemudian disimpan di halaman belakang rumah selama dua bulan agar berbunga indah dipandang mata. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/mukhtar wahid)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved