Aruh Adat Dayak Pegunungan Meratus

Bagi Dayak Desa Labuhan, Bunga Tahunan Pegunungan Meratus ini Wajib Ada dalam Aruh Adat

Warga Dayak Desa Labuhan percaya jika bunga tahun ini mekar artinya ritual aruh adat harus dilaksanakan.

capture video
Bunga tahun merupakan bunga tahunan di Pegunungan Meratus 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BARABAI - Selain sesajen atau persembahan dalam aruh adat di Desa Labuhan, bunga tahun wajib ada dalam acara sakral ini.

Bunga tahun merupakan bunga tahunan di Pegunungan Meratus.

Bunga ini hanya berbunga setahun sekali.

Warga Dayak Desa Labuhan percaya jika bunga tahun ini mekar artinya ritual aruh adat harus dilaksanakan.

Jangan Cuma Memburu Intan, Ayo ke Kota Martapura dan Santap Ketupat Batumis Nan Lezat

Ketupat Batumis Martapura Dicampur Nasi Kuning, Rasanya Enal Lho!

Kepala Lembaga Adat Dayak Desa Labuhan, Suan, mengatakan bunga ini wajib ada sebagai sesajen saat aruh adat.

Bunga berwarna merah ini, dapat ditemui di pegunungan meratus.

"Bunga ini harus ada. Selain sesajen makanan. Bunga ini wajib. Memang dari leluhur kami menggunakan bunga ini," katanya.

Saat aruh adat, di Labuhan juga tak mengenal persembahan babi dan anjing. Bahkan, saat aruh yang diperbolehkan sapi, rusa, kerbau, dan kambing.

"Babi memang tidak ada sebagi persembahan. Namun, kalau dimakan boleh saja," bebernya.

(Banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved