Pantai Batakan Tanahlaut

Legenda Pulau Datu yang Bisa Didatangi dengan Perahu dari Pantai Batakan Tanahlaut

Pulau kecil yang ada makam ulama ini berlokasi di Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan.

banjarmasinposttravel.com/salmah
Makam Datu yang ada di Pulau kecil ini dulu masuk di wilayah Batakan sekarang adanya pemekaran masuk ke wilayah Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, PELAIHARI- Pulau Datu menjadi salah satu objek wisata religi di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pulau kecil yang ada makam ulama ini berlokasi di Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan.

Makam Datu Pamulutan, makam murid beliau dan makam dua tokoh masyarakat setempat.

Itulah yang diziarahi para pengunjung Pulau Datu yang berjarak sekitar 2 Km dari Pantai Tanjung Dewa.

Konon, sebutan Datu Pamulutan disematkan karena ulama yang bernama asli Sultan Hamidinsyah atau nama samaran saat berdakwah M Thaher itu semasa hidup kebiasaannya menangkap burung dengan pulut (semacam getah).

Pantai Baru Batakan, Objek Wisata Baru Milik Pemkab Tanahlaut

Banyak Fasilitas di Pantai Batakan Tanahlaut, Salahsatunya Banana Boat

Sultan Hamidinsyah atau Datu Pamulutan berasal dari Desa Batang Banyu Mangapan, Martapura, Kabupaten Banjar.

Ia punya adik Sultan Ribuansyah yang juga penyebar dakwah Islam.

Datu Pamulutan punya murid setia yaitu H Syamsudin atau bernama asli Bamasara yang juga dimakamkan dekat makam sang guru.

Selain itu ada makam H Abdussamad dan H Jafri, dua bersaudara yang juga ulama setempat.

Datu Pamulutan adalah tokoh perjuangan yang mengkoordinir masyarakat Tanjung Dewa mengusir kedatangan bangsa penjajah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved