Wisata Batas Kalsel Kaltim

Ada Prasasti dengan Tandatangan Mendagri, Gubernur Kalsel dan Kaltim Tahun 1990

Selain gerbang, di perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Timur (Kaltim), di kawasan Gunung Halat, Desa Lano, Kecamatan Jaro,

banjarmasinposttravel.tribunnews.com/dony usman
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/dony usman GERBANG- Prasasti tertulis nama Rudini, Gubernur Kalsel tertulis HM Said dan Gubernur Kaltim tertulis M Ardans yang berlumut di gerbang perbatasan kalsel kaltim di Gunung Halat Tabalong Kalsel. 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinposttravel.tribunnews.com-
Selain gerbang, di perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Timur (Kaltim), di kawasan Gunung Halat, Desa Lano, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, juga ada sebuah prasasti.

Prasasti ini diletakan di tempat yang posisi tanahnya lebih tinggi dari badan jalan.

Prasasti yang terbuat dari semen berlapiskan keramik ini apabila dari arah Kaltim berada di kiri jalan.

Tepatnya di belakang deretan warung yang ada di tepi jalan itu dan untuk menemukannya harus menaiki anak tangga yang terbuat dari semen.

Batas Kalsel dan Kaltim di Gunung Halat Tabalong Ditandai Gerbang dengan Tulisan Ini

Meski sudah dilindungi bangunan beratap tanpa dinding, ternyata kondisi prasasti sangat tidak terawat.

Lumut nampak menyelimuti prasasti, termasuk ukiran tulisan yang ada di dalam plang prasasti itu.

Dari ukiran tulisan yang bisa dibaca setelah dibersihkan, prasasti itu merupakan penanda batas wilayah.

Di dalamnya tertera tahun penandatangan adalah 1990 dengan orang yang membubuhkan tandatangan Mendagri, Gubernur Kalsel dan Gubernur Kaltim.

Untuk Mendagri di prasasti tertulis nama Rudini, Gubernur Kalsel tertulis HM Said dan Gubernur Kaltim tertulis M Ardans.
(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/dony usman)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved