Cagar Budaya Rumah Adat Banjar

Rumah Adat Banjar di Desa Teluk Selong Ulu Ternyata Punya Keganjilan, Ada Apa

Siapa sangka rumah adat Banjar di Desa Teluk Selong Ulu Martapura Barat Kabupaten Banjar ternyata memiliki keganjilan

banjarmasinposttravel.tribunnews.com /milna sari
Rumah adat Banjar gajah baliku cat hijau tosca di Desa Teluk Selong Ulu Martapura Barat Kabupaten Banjar 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinposttravel.tribunnews.com- Siapa sangka rumah adat Banjar di Teluk Selong Ulu'>Desa Teluk Selong Ulu Martapura Barat Kabupaten Banjar ternyata memiliki keganjilan. Dari jumlah ruas hingga pintu rata-rata dibuat dalam jumlah yang ganjil.

Rumah adat Banjar Gajah Baliku di Teluk Selong Ulu'>Desa Teluk Selong Ulu Martapura Barat Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan ini misalnya memiliki pintu depannya satu, pintu tengah tiga buah, pintu ke dapur satu dan pintu belakang satu.

Lalu jeruji masing-masing jendela ada sembilan bilah. Jendelanya di satu bentangan dinding ada tiga buah dan total lima buah, dan ruas ruangan ada tujuh.

Rumah Banjar Ini Punya Tempat Pingitan Anak Perempuan

Lalu ruangannya ada tiga buah, yaitu ruang tamu, ruang tengah dan dapur.

Kemudian jumlah tiang rumah keseluruhannya ada sebelas bilah.

Angka ganjil ini bukan tanpa maksud.

"Ada hadis Nabi Muhammad yang mengatakan bahwa Allah itu ganjil dan menyukai yang serbaganjil. Jadi, jumlah ganjil di rumah adat Banjar ini maksudnya menandakan kesukaan Allah terhadap yang ganjil-ganjil," jelas pemilik rumah Gajah Baliku, Abu Najib.

Dalam adat Banjar yang masyarakatnya mayoritas beragama Islam, jumlah ganjil dalam pembangunan rumah adatnya memiliki simbol identitas Allah SWT.

Dengan dibuat ganjil diharapkan bangunan yang dibuat berkah bagi pemiliknya dan membawa kebahagiaan lantaran disenangi oleh Allah SWT. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/milna sari)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved