Kebun Percontohan PKK Jahri Saleh

Kebun Percontohan PKK Jahri Saleh, Tempat Alternatif Edukasi Bercocok Tanam di Banjarmasin

Kebun Percontohan PKK Kota Banjarmasin terletak di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin.

Tribunkalteng.com/Mariana
Pengelola kebun percontohan PKK Banjarmasin sedang menata dan membersihkan tanaman-tanaman. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Kebun Percontohan PKK Kota Banjarmasin terletak di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin.

Kebun ini terletak satu lokasi dengan Taman Satwa Jahri Saleh, tepatnya sebelah kiri gerbang masuk Taman Satwa.

Tampak tak ada aktivitas di Kebun Percontohan PKK karena ditutup bagi masyarakat umum selama pandemi Covid-19, Kamis (3/9/2020).

Di kebun ini terbagi dalam tiga jenis tanaman yakni tanaman yang bisa dikonsumsi berupa bunga dan sayur, tanaman herbal, dan tanaman hidroponik.

VIDEO Kebun Buah Lintang Batang Kotim, Upaya Kurangi Ketergantungan Pasokan Buah dari Jawa

Kebun Buah Lintang Batang Kotim, Upaya Kurangi Ketergantungan Pasokan Buah dari Jawa

Masing-masing tanaman ditanam dan dikelola di dalam ruangan tembus cahaya yang tertutup rapat di seluruh sisinya.

Petani hidroponik sekaligus pengelola Kebun Percontohan PKK, Agus Salim menjelaskan, kebun ini terbuka untuk umum sebagaimana taman satwa yang juga beroperasi, namun adanya pandemi terpaksa kebun pun hanya diperuntukkan bagi pengelola saja.

"Sebelum terjadi pandemi kami memang kerap menerima kunjungan-kunjungan, kebanyakan sering ada kunjungan dari anak-anak sekolah dari mulai TK sampai SD," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kunjungan tersebut dilakukan bertujuan untuk belajat bercocok tanam sejak dini. Mulai dari cara menanam, menyemai, mencampurkan tanah, memasukkan tanah ke pot atau polybag dan lainnya.

Program edu farming ini juga kerap dilakukan di musim libur sekolah. Selama liburan para orangtua cukup banyak yang mengajak anak-anak mengisi waktu luang belajar bercocok tanam.

"Tujuannya selain mengedukasi anak-anak tentang bercocok tanam, juga harapannya bisa anak-anak bisa mengetahui proses terciptanya bahan makanan sehingga tidak membuang-buang makanan," ucapnya.

Selain anak-anak, orang-orang dewasa juga kerap berkunjung ke kebun ini. Beberapa waktu lalu Agus Salim akan menggelar pelatihan hidroponik namun harus tertunda akibat pandemi. (Tribunkalteng.com/Mariana)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved