Melihat Proses Bikin Kue Apam Barabai

Kuliner Kalsel, Apam Barabai Dibuat Secara Turun Temurun, Hj Ida Lupina

Mencari kue apam, cukup mudah. Sebab, pedagangnya kini memasarkan langsung ke pinggir-pinggir jalan.

Editor: Edi Nugroho
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/hanani
Kuliner Kalsel, Memasukkan adonan kue apam ke catakan daun dadap sebelum dikukus 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinposttravel.tribunnews.com- Mencari kue apam, cukup mudah. Sebab, pedagangnya kini memasarkan langsung ke pinggir-pinggir jalan.

Semudah mencari pembuat atau perajinnya. Namun, jika dulu perajin apam terpusat di Jalan Sarigading atau dikenal sebagai kawasan Bulau, kini terpencar di berbagai tempat. Adapun kawasan yang dikenal sebagai perajin apam, selain di Bulau, adalah di Jalan Mualimin.

“Sebenarnya, asal muasal perajin apam adalah di Bulau. Karena pembuat kue ini diwariskan secara turun temurun, anak cucu dan generasi penerusnya tinggal di berbagai tempat di Barabai,”ungkap Hj Ida Lupina, perintis pembuat kue apam. Ida Lupina sendiri adalah ibu dari Rizali Hadi, yang meneruskan usaha membuat apam.

Baca juga: Kuliner Kalsel, Beli untuk Oleh Oleh, Bisa Datang Langsung ke Pembuatan Apam Barabai

Sukses membuat kue apam, hingga terkenal dan menjadi ikon kuliner Barabai selain kacang jaruk (kacang oven), kini banyak warga Barabai yang ikut menggeluti usaha kue apam.

Cita rasanya pun berbeda-beda. Termasuk teknik membuat dan komposisi bahan yang digunakan.

“Kalau keturunan dari padatuan kami, umumnya cita rasanya sama dengan yang kami bikin,”ungkap Hj Ida Lupina, pensiunan guru di salah satu SD, yang puluhan tahun menggeluti usaha kue apam. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/hanani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved