Destinasi Wisata Sungai Lulut

Pembeli Buah-buahan Sungai Lulut Wisatawan Jakarta dan Jawa

Berkunjung ke perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di kawasan Sungai Lulut tak hanya bisa menyaksikan Jembatan Gantung serta shelter air

banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar
Penjual buah-buahan di Pasar Sungai Lulut. 

banjarmasinposttravel.tribunnews.com - Berkunjung ke perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di kawasan Sungai Lulut tak hanya bisa menyaksikan Jembatan Gantung serta shelter air yang baru dibangun, wisatawan bisa belanja buah-buahan di pinggir sungai.

Beraneka macam buah-buahan dijual seperti rambutan, limau atau jeruk pisang, jambu, buah ketapi, nangka Belanda dan lain-lain.

"Bila musim buah, jumlahnya belimpah dan harganya cukup murah. Limau biasanya dijual per keranjang isi 100 harganya Rp 70.000 - Rp 100.000," ungkap Sa'ban, salah satu pedagang.

Baca juga: Memancing Sambil Keindahan Alam di Jembatan Gantung Banjarmasin

Buah ketapi, lanjut dia, per keranjang isi 100 biji Rp 50.000, rambutan per ikatnya Rp 5.000.

"Buah-buahan ini kami beli dari pedagang di Lok Baintan dan kami jual disini," kata Sa'ban.

Pembelinya tak hanya dari Banjarmasin, juga berasal dari luar Kalsel seperti Jakarta, Jawa, Kalteng, Kaltim dan lain-lainnya.

Namun, jelas dia, saat ini hasil buah-buahan kurang bagus , akibat banjir Januari 2021 lalu.

"Pohon jeruk, pisang dan lain-lain banyak matian, sehingga kemungkinan tahun ini gagal panen," ungkap Sa'ban.

Salah satu warga Batulicin, Ritna mengatakan bila pergi ke Banjarmasin, biasanya singgah ke Pasar Buah Sungai Lulut untuk beli buah-buahan.

"Harganya cukup murah dibanding beli di tempat lain," katanya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved