Masjid Yampi

Wisata Kalsel, Mengunjungi Masjid Yampi, Masjid Pancasila yang Dibangun Yayasan Milik Soeharto

Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, miliki satu masjid yang menjadi tempat ibadah strategi di kawasan tersebut.

banjarmasinposttravel.tribunnews.com/isti rohayanti
Pengelola Masjid Yampi Paringin, Alpan Nasuki memperlihatkan prasasti pembangunan masjid yang ditandatangani oleh Soeharto 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinposttravel.tribunnews.com - Wisata Kalsel, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, miliki satu masjid yang menjadi tempat ibadah strategi di kawasan tersebut. Apalagi letaknya berada di Jalan A Yani, Paringin Timur, Kabupaten Balangan, Kalsel.

Dikenal sebagai Masjid Yampi, masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Pada bagian kubahnya, memiliki cungkup tiga susun yang makin ke atas semakin kecil dengan bahan genting.

Di pucuk atap terdapat lafaz "Allah" dalam tulisan Arab di dalam segi lima. Itulah ciri khasnya. Hal itu disebutkan oleh Wakil Ketua Masjid Yampi, Alpan Nasuki.

Disebut sebagai Masjid Yampi, rupanya, kata Yampi adalah singkatan dari Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila (YAMP). Namun secara tulisan bahasa arab akan terbaca Yampi. Serta tidak banyak tau istilah Yampi tersebut.

Baca juga: VIDEO Wisata Kalteng, Menelusuri Pulau Ditengah Sungai Kahayan Pulangpisau

Masjid Yampi di Balangan yang diberi nama Masjid Baitul Ikhsan ini memiliki desain arsitektur yang khas, sebagaimana corak arsitektur masjid khas Nusantara pada masa lalu.

Konon masjid bercungkup susun tiga merupakan simbol keterikatan antara Islam dengan budaya Nusantara (lokal).

Sebut Alpan pula, bentuk masjid Yampi di seluruh Indonesia bisa dikatakan sama. Hanya saja ukurannya bisa beda-beda sesuai tipe, tetapi memiliki bentuk yang sama.

Adapun tipenya yaitu Tipe 15, berukuran 15m x 15m, tipe 17 ukuran 17m x 17m, dan Tipe 19 ukuran 19m x 19m.

Namun beberapa masjid Yampi yang ia ketahui sudah berubah desainnya. Sementara waktu untuk masjid yang ia kelola ucap Alpan masih mengikuti arsitektur yang sama. Hanya saja diperluas.

Saat ini, Masjid Yampi di Paringin kembali dalam masa rehab. Perubahan atau perluasan masjid dimulai sejak tahun 2000. Sementara pembangunan dilakukan pada tahun 1994.

Peresmian Masjid ini dilakukan oleh pihak kementerian. Adapun prasasti yang dipasang bertanda tangan dari Soeharto, Presiden Republik Indonesia yang kedua, menjabat sejak Tahun 1967 hingga 1998. Masa itu Soeharto lah yang mengganti kepemimpinan Soekarno.

Soeharto rupanya juga ketua dari Yayasan Amal bakti Muslim Pancasila. Sehingga semua Masjid atas nama Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila, hampir semua prasasti bertanda tangan dirinya. Termasuk di Paringin, Balangan. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/isti rohayanti)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved