Wisata Kampung Bambu

Wisata Kalsel, Dibuka Saat Lebaran Idul Fitri 2019 Langsung Viral di Media Sosial

Kampung Bambu di Desa Tandilang Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai dibuka sejak 2019, tepatnya saat lebaran Idul Fitri di tahun tersebut. Begitu wisat

banjarmasinposttravel.tribunnews.com/hanani
Rumah bambu di Kawasan parker objek wisata alam kampung bambu. 

banjarmasinposttravel.tribunnews.com- Kampung Bambu di Desa Tandilang Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai dibuka sejak 2019, tepatnya saat lebaran Idul Fitri di tahun tersebut. Begitu wisata alam ini diperkenalkan ke publik, langsung viral.

Wisatawan dari berbagai daerah pun silih berganti berkunjung. Selain untuk refreshing, juga untuk mendapatkan spot foto dengan pemandangan alam yang indah di Kawasan tersebut.

Bahkan, tak jarang kegiatan pertemuan instansi pemerintah maupun swasta digelar di ruang pertemuan berkapasitas 80 orang tersebut.

Namun, ‘badai’pandemi membuyarkan objek wisata yang dimiliki secara pribadi oleh Rusiansyah. Putra daerah Barabai yang juga pendidik di salah SMPN 2 Desa Hinas Kiri, dan pedagang di Pasar Barabai ini. Apalagi, sebelum New Normal pemerintah melarang objek wisata operasional.

Baca juga: Wisata Kalsel, Duduk Santai di Rumah Pohon, Hingga Ngopi di Kedai Langit

Akibanya, Suriansyah kesulitan mengembangkan wisata yang begitu diminati masyarakat tersebut. Rusiansyah pun berharap, pandemic segera berakhir. Sebab, sampai sekarang usaha jasa pariwsata itu belum balik modal.

Sekilas perjalanan Kampung bambu, Rusihan mengaku membeli lahan seluas 4 hektar tersebut awalnya untuk berkebun karet. Dalam perjalananya, dia pun membudayakan ikan.

Namun, saat panen bingung memasarkan, sehingga dikembangkanlan menjadi objek wisata, dimana pengujung bisa manan dengan menu ikan bakar.

‘Pada akhirnya justru saya tertarik mengembangkannya menjadi objek wisata alam dengan spot-spot menarik. Ternyata disukai masyarakat,”katanya.

Mengenai nama Kampung Bambu, karena saat lahan dibuka untuk kebun karet kawasan tersebut dipenuhi tanaman bambu jenis kecil. Hal itulah yang menginspirasi Rusianyah memberi nama Kampung Bambu. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/hanani)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved