Rumah Alam Sungai Andai

Wisata Kalsel, Akses ke Rumah Alam Sungai Andai Terputus dan Pepohonan Banyak yang Mati

Banjir yang melanda Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu, juga turut merendam kawasan Sungai Andai.

banjarmasinposttravel.tribunnews.com /Mariana
Pengunjung sedang berfoto di pondok kayu Rumah Alam Sungai Andai. 

banjarmasinposttravel.tribunnews.com - Banjir yang melanda Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu, juga turut merendam kawasan Sungai Andai.

Tak terkecuali Rumah Alam Sungai Andai yang tergenang akibat curah hujan yang tinggi di Januari 2021 atau kurang lebih dua bulan lalu.

"Akses sulit sekali untuk menuju Rumah Alam, karena terendam banjir. Ketinggian air saat itu mencapai anak tangga," kata pemilik Rumah Alam Sungai Andai, Rakhmalina Bakhriati.

Praktis tak ada pengunjung maupun kegiatan saat banjir. Namun Lina sapaan akrabnya bersyukur ketinggian air tak sampai masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Wisata Kalsel, Ternyata Begini Kondisi Rumah Alam Selama Pandemi

"Alhamdulillah karena tinggi jadi air hanya sebatas anak tangga. Setelah mulai surut kira-kira semata kaki, pengunjung sudah mulao datang lagi," tuturnya.

Yang paling disayangkan Lina adalah banyak 'aset berharga' Rumah Alam harus hilang. Yakni pepohonan yang menjadi ciri khas Rumah Alam, di antaranya pohon markisa dan tanaman sirih yang harus mati akibat terjangan air. Total berjumlah 25 pohon yang mati. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com /Mariana)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved