Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut

Wisata Kalsel Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut, Rombongan Peziarah Ada Nginap Hingga Beberapa Hari

Wisata Kalsel Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut, meski cukup sulit dijangkau namun tetap banyak peziarah atau pengunjung yang datang bahkan menginap.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, sejumlah pengunjung menapaki dermaga menuju puncak Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, sejumlah pengunjung menapaki dermaga menuju puncak Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Teras area yang lapang di kubah makam Datu Pamulutan di Wisata Kalsel Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, makam Datu Pamulutan di puncak Pulau Datu Kabupaten Tanahlaut.

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Wisata Kalsel Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut, meski cukup sulit dijangkau namun tetap banyak pengunjung yang datang bahkan menginap.

Pulau Datu di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), memang memiliki aura tersendiri.

Karena itu meski menjangkaunya tak gampang, namun tetap banyak orang yang datang mengunjungi. Bahkan kadang ada yang menginap selama beberapa hari.

"Umumnya sekitar dua hari nginapnya. Tapi, ada juga yang sampai semingguan," sebut Musa, juru kunci makam Datu Pamulutan Pulau Datu, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Wisata Kalsel, Makam Datu Pamulutan di Pulau Datu Desa Tanjungdewa Panyipatan.Kabupaten Tanahlaut

Baca juga: Patung Bekantan Raksasa Berbahan Perunggu, Ikonik Wisata Kalsel Taman Maskot Bekantan Banjarmasin

Baca juga: Wisata Kalsel, Melihat Langsung Usaha Budidaya Ulat Maggot di Kabupaten Tabalong

Jumlah orang yang menginap, sebutnya, bervariasi. Ada yang hanya dua atau tiga orang, belasan orang hingga lebih seratus orang. Rata-rata yang menginap pengunjung dari luar Tala.

Sebagai juru kunci, dirinya selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik. Hampir tiap hari Musa menyeberang ke Pulau Datu, setidaknya mkmen akhir pekan (Sabtu, Minggu) dan hari libur nasional.

Pagi-pagi Musa bersama satu orang juru kunci lainnya (Jahri) telah menyeberang menaiki kelotok. Menjelang petang atau setelah pengunjung pulang, ia balik ke kediamannya di kampungnya di Tanjungdewa.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/idda royani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved