Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut

Wisata Kalsel Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut, Tempat Makam Ulama Besar Pengusir Penjajah

Wisata Kalsel Pulau Datu di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut, terdapat makam ulama besar juga pengusir penjajah yakni Makam Datu Pamulutan.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Teras area yang lapang di kubah makam Datu Pamulutan di Wisata Kalsel Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, sejumlah pengunjung menapaki dermaga menuju puncak Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, pemandangan sekitar dermaga di Pulau Datu Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/dok
Wisata Kalsel Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut, dilihat dari kejauhan.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, Kapal jasa penyeberangan tambat di dermaga Pulau Datu Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanahlaut.

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Wisata Kalsel Pulau Datu di Kabupaten Tanahlaut, terdapat makam ulama besar juga pengusir penjajah yakni Makam Datu Pamulutan.

Bagi penduduk Kalimantan Selatan (Kalsel), keberadaan Pulau Datu cukup dikenal. Termasuk bagi warga provinsi tetangga, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sebagaimana predikat yang melekat pada namanya, pulau kecil tersebut bukan tempat biasa. Tapi, tempat istimewa karena di puncaknya terdapat makam ulama besar sekaligus pejuang bangsa yakni Datu Pamulutan.

Datu memiliki enam arti, merujuk KBBi daring. Datu adalah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tapi maknanya berbeda. Datu memiliki arti dalam bidang ilmu sastra.

Baca juga: Wisata Kalsel, Makam Datu Pamulutan di Pulau Datu Desa Tanjungdewa Panyipatan.Kabupaten Tanahlaut

Baca juga: Wisata Kalsel Taman Maskot Bekantan Banjarmasin, Masih Ditutup Karena Pandemi Covid-19

Baca juga: Wisata Kalsel, Melihat Langsung Usaha Budidaya Ulat Maggot di Kabupaten Tabalong

Datu memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga datu dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Pada lingkup kultur di Banua (Kalsel), datu bermakna tokoh berpengaruh kuat dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keistimewaan atau kemampuan (kekuatan) di atas manusia biasa.

Pemerhati budaya Tala, Ismail Fahmi menuturkan di puncak Pulau Datu terdapat makam tokoh ternama yairu Sultan Hamidinsyah yang kemudian lebih dikenal dengan gelar Datu Pamulutan.

Dikatakannya, Datu Pamulutan bukan sekadar tokoh berpengaruh di Kalsel pada masa silam, namun juga seorang ulama. Lebih dari itu juga seorang pejuang di Kalsel pada masa penjajahan silam.

Fahmi mengatakan keberadaan serta sejarah terbentuknya Pulau Datu juga sangat lekat dengan Datu Pamulutan. Karena itu kemudian oleh masyarakat dinamai Pulau Datu.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/idda royani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved