Kampung Purun di Palam Banjarbaru

Wisata Kalsel Kampung Purun di Palam Banjarbaru, Tiap Hari Warga Anyam Purun di Teras-teras Rumah

Aktivitas warga menganyam purun di teras rumah jadi pemandangan khas dan unik yang dijumpai di Wisata Kalsel Kampung Purun di Palam Banjarbaru

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Khairil Rahim
Aktivitas warga Kampung Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, destinasi Wisata Kalsel di Kota Banjarbaru.
screenshot
Kampung Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, destinasi Wisata Kalsel di Kota Banjarbaru.
screenshot
Kolam Kampung Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, destinasi Wisata Kalsel di Kota Banjarbaru.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Khairil Rahim
Warga Kampung Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, destinasi Wisata Kalsel di Kota Banjarbaru.
screenshot
Alam Kampung Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, destinasi Wisata Kalsel di Kota Banjarbaru.

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Aktivitas warga menganyam purun di teras rumah jadi pemandangan khas dan unik yang dijumpai di Wisata Kalsel Kampung Purun di Palam Banjarbaru.

Warga pengrajin purun ini sebagian mengolah aneka bentuk produk kerajinan purun untuk memenuhi pesanan. Tapi ada punya yang membuatnya untuk melengkapi ragam jenis produk di rumah galeri purun untuk dijual.

Seperti di galeri Purun Acil Sala di sini berbagai kerajinan di pajang mulai dari tas, keranjang, tempat botol, topi purun, tas kecil, dompet tempat pot dan beragam kerajinan lainnya.

"Untuk harga bervariasi yang termurah Rp 15 ribu untuk tas dan termahal ada 100 ribu," kata dia.

Baca juga: Wisata Kalsel Kampung Purun di Kelurahan Palam Kota Banjarbaru, Ada Rumah-rumah Galeri Produk Purun

Baca juga: Ngabuburit Buka Puasa Bersama Sekaligus Beribadah di Kampung Senja Amanah Borneo Park Banjarbaru

Baca juga: Wisata Kalsel Air Terjun Bajuin Kabupaten Tanahlaut, Air Terjun Lainnya Masuk Kawasan Hutan Lindung

Hasil kerajinan tangan Acil Sala biasanya diambil berbagai penjual ke luar daerah. Tidak hanya lokal tapi juga hingga ke pulau Jawa semisal Yogyakarta.

Dalam sehari Acil Sala mengaku mampu mengerjakan pesanan 3-4 buah tas. Dalam menggeluti usaha kerajinan ini Acil Sala tidak sendiri tapi dibantu oleh anaknya Maimunah.

"Saya bisa membuat tas dari purun ini sejak dari zaman nenek dulu nurun ke mama dan saya kini menurun lagi ke anak," kata dia.

Sayang Dimasa pandemi Covid 19 plus Ramadan ini pendapatan Acil Sala menurun drastis. Kunjungan wisatawan pun mulai berkurang.

"Mudah-mudahan Kampung purun bisa kembali eksis seperti dulu lagi banyak dikunjungi wisatawan," harap dia.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Khairil Rahim)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved