Wisata di Sungai Jingah Banjarmasin

Wisata Kalsel Kampung Sasirangan Sungai Jingah Banjarmasin, Bisa Lihat Langsung Proses Pembuatan

Beberapa destinasi wisata Kalsel di Sungai Jingah Banjarmasin yakni pusat Sasirangan, rumah Banjar, Makam Syekh Jamaluddin Albanjari atau Surgi Mufti

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar
Pembuatan kain sasirangan di Sungai Jingah Banjarmasin 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM - Beberapa destinasi wisata Kalsel di Sungai Jingah Banjarmasin yakni pusat Sasirangan, rumah Banjar hingga Makam Syekh Jamaluddin Al-Banjari atau Surgi Mufti.

Menurut Ketua Kelompok Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) Sungai Jingah Banjarmasin, M Rafi mengatakan awalnya ingin 'menghidupkan' kampung halamannya Sungai Jingah menjadi Pasar Sasirangan.

Ceritanya 30 tahun yang lalu, di Sungai Jingah cuma ada tiga pengrajin saja yaitu Zahra Sasirangan, Azira Sasirangan dan Alya Sasirangan.

Beranjak dewasa diamanahkan menjadi Ketua Pokdarwis atau Kelompok Sadar Wisata di kampung Banjar Sungai Jingah Banjarmasin Utara di bawah binaan Disbudpar Kota Banjarmasin.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Gelar Pentas Budaya Parade Pasar Tradisional Kampung Purun

Baca juga: Ngabuburit Buka Puasa Bersama Sekaligus Beribadah di Kampung Senja Amanah Borneo Park Banjarbaru

Baca juga: Wisata Kalsel Air Terjun Bajuin Kabupaten Tanahlaut, Lelah Berjalan Pengunjung Bisa Pakai Ojek Murah

Kemudian terpanggil dan tergerak dalam pikiran dan hatinya untuk mengangkat serta melestarikan budaya Banjar maupun potensi wisata yang layak dijual, khususnya kain Sasirangan.

"Saya melihat banyak sekali orang luar bolak balik ke kampung Sasirangan Sungai Jingah untuk membeli kain Sasirangan, bahkan dari luar Banjarmasin untuk dijual kembali," ucapnya.

Sedihnya, lanjut Rafi, hasil karya dari pengrajin warga di kampung Sasirangan Sungai Jingah dijual di daerahnya dengan memakai nama dia sendiri seolah-seolah sebagai pengrajinnya.

Rafi pun sempat  menggelar pasar Banjar yang dinamakan Sungai Jingah Basasirangan yang perdananya dimulai 26 Januari 2019, namun tak bertahan lama.

Namun, kata Ketua RT setempat ini, toko-toko Sasirangan tetap buka setiap hari. Pembelinya tak hanya warga lokal, juga wisatawan manca negara seperti Filiphina, Malaysia dan lain-lain.

"Sekarang ini jumlah pengrajin Sasirangan di Sungai Jingah bertambah menjadi 25 buah," paparnya.

Selain itu, lanjut Rafi, artis ibukota seperti Giring Nidji, Kapolda Kalsel, Wali Kota Banjarmasin maupun pejabat lainnya membeli Sasirangan ke sini.

Ditambahkannya, di bulan April 2021 ini ada pemesan Sasirangan dari Batulicin, Pagatan, Banyuwangi, Jakarta dan lain-lain. "Mereka biasanya memesan secara off line maupun online," ungkapnya.

Diharapkan, lanjut Rafi, dengan adanya pengrajin Sasirangan dan wisatawan bisa melihat langsung cara pengolahannya, membuat banyak pengunjung tertarik datang ke Sungai Jingah.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/syaiful anwar)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved