Wisata Sungai Jingah Banjarmasin

Wisata Kalsel Kampung Banjar Sungai Jingah Banjarmasin, Banyak Peninggalan Rumah Banjar Masih Dihuni

Wisata Kalsel di Sungai Jingah Banjarmasin banyak terdapat rumah-rumah Banjar yang asli masih berdiri kokoh dan masih dihuni oleh pemiliknya.

Editor: Royan Naimi
istimewa
Wisata Kalsel rumah Banjar di Kampung Banjar Sungai Jingah Banjarmasin 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Sungai Jingah Banjarmasin terkenal sebagai salah satu kawasan perkampungan tua di Kota Banjarmasin, sehingga cukup banyak ditemui rumah Banjar.

Tak hanya itu, alamnya yang berada di tepian sungai sehingga merupakan salah satu nilai jual destinasi wisatawan lokal dan asing.

"Sungai Jingah Banjarmasin banyak terdapat rumah-rumah Banjar yang asli masih berdiri kokoh dan masih di huni oleh pemiliknya," kata Muhammad Rafi, Ketua Pokdarwis Sungai Jingah.

Kampung Rumah Banjar Sungai Jingah Banjarmasin diperkirakan mulai dibangun pada pertengahan abad 19. Hal ini berdasarkan pondasi dan bahan bangunan rumah Banjar yang terdiri dari kayu ulin.

Baca juga: Mawarung Baimbai di Wisata Kalsel Kampung Banjar Sungai Jingah Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Wisata Kalsel, Menikmati Pemandangan Padang Savana di Bukit Batu Aranio Kabupaten Banjar

Baca juga: Bukit Batu Aranio Padang Savananya Afrika, Destinasi Wisata Kalsel Baru di Kabupaten Banjar

Selain itu di kampung ini juga terdapat makam Syekh Jamaluddin, cicit (buyut) Datu Kalampaian (Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari), atau dikenal kubah Sungai Jingah atau Makam Datu Surgi Mufti Jamaludin.

Dulunya kawasan ini memiliki beberapa saudagar kaya, salah satunya adalah H. Muhammad Said Nafis.

Rumah beliau di Sungai Jingah Banjarmasin berada dekat Kubah Surgi Mufti, tepatnya di arah sisi barat kubah tersebut.

Namun sayangnya, salah satu rumah beliau berarsitektur Eropa sudah dirobohkan oleh ahli warisnya.

Selebihnya rumah-rumah para kadi dan rakyat biasa. Namun arsitektur rumah Banjar dominan rumah Banjar Baanjung Dua. Terdapat juga rumah Banjar Bubungan Tinggi, dan beberapa lagi jenis rumah banjar lainnya.

Ada sekitar 100 unit rumah banjar di sepanjang kampung tersebut. Kondisinya sebagian besar masih asli, namun ada beberapa yang hancur dan tak dihuni.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/syaiful anwar)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved