Taman Hutan Hujan Tropis di Banjarbaru

Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di Area Perkantoran Pemprov Kalsel, Sejuk Segar Betah Bersantai 

Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia berada di area lahan perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Salmah Saurin
Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di area perkantoran Pemprov Kalsel 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Banjarbaru sebagai kota dengan topografi dataran tinggi memiliki banyak area hijau, salah satunya Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia. 

Semula bernama Miniatur Hutan Hujan Tropis, setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2020 lalu kemudian resmi berganti nama menjadi Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia.

Taman ini dibangun di lahan seluas kurang lebih 90 hektare dan telah tertanami seluas kurang lebih 58 hektare dalam empat blok penanaman.

Lokasinya berada di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, tepatnya sebelah timur Kantor Setdaprov Kalsel. Kalangan milenial kerap menyebut kawasan perkantoran itu GB alias gubernuran. 

Baca juga: Kinigara Coffee di Kota Sampit Kalteng, Asyiknya Menikmati Kopi Susu Beragam Varian Racikan Barista

Baca juga: Wisata Kalsel Monumen Perjuangan 7 Februari Pagatan di Bundaran Tugu Pertigaan Pusat Kota

Baca juga: Bukit Batu Aranio Padang Savananya Afrika, Destinasi Wisata Kalsel Baru di Kabupaten Banjar

Di taman itu ada ribuan pohon ditanam, di antaranya tanaman khas Kalimantan yang kini langka yaitu ulin. Adapula berbagai varian pohon meranti. 

Jika kita berkunjung ke sana, suasananya terasa teduh. Kesejukan udaranya membawa kesegaran tersendiri. Ditambah suasana lalu lintas yang masih sepi sehingga nuansa hutan kota begitu terasa.

Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di area Perkantoran Pemprop Kalsel yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2020
Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di area Perkantoran Pemprop Kalsel yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2020 (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Salmah Saurin)

Bagi pelancong, tak perlu keluar uang untuk beli karcis, sebab taman ini boleh dikunjungi kapanpun tanpa harus bayar karcis alias gratis.

Kita bisa parkir kendaraan di area depan taman yang ada prasasti dan gedung mini informasi wisata. Ada beberapa empat cuci tangan dan bangku taman di sana. 

Papan informasi di antaranya menampilkan  peta taman dan foto-foto progres pembangunan taman mulai tahun 2017 hingga 2021. 

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved