Wisata Taman Permana Pelaihari

Taman Permana Pelaihari, Berawal dari Penggembalaan Sapi, Dirancang Jadi Wisata Selengkap Ini

Keberadaan Taman Permana Pelaihari wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut kini cukup familiar dan populer.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
Panorama alam wisata Kalsel Taman Permana Pelaihari Kabupaten Tanahlaut hamparan savana hijau luas dan udara yang segar. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Keberadaan Taman Permana Pelaihari wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut kini cukup familiar dan populer.

Cukup banyak unggahan video pelancong di taman indah itu di sosial media.

Ternyata, kemunculan objek wisata yang berada di wilayah RT 5 Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), itu terjadi secara tak sengaja.

"Awalnya kan hanya tempat hadangan (penggembalaan) sapi saja. Sejak dulu saya memang memelihara sapi, ada sekitar 40 ekor," ucap Edi Permana, pemilik Taman Permana Pelaihari, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Eloknya Wisata Kalsel Taman Permana Pelaihari Kabupaten Tanahlaut, Suguhkan Savana Hijau nan Luas

Baca juga: Taman Hutan Hujan Tropis di Banjarbaru Cocok Buat Track Jalan Santai dan Jogging atau Sepeda Gowes

Baca juga: Wisata Kalsel Bukit Batu Aranio Kabupaten Banjar, Sinyal Jaringan Telekomunikasi Masih Sulit

Luasan areanya sekitar empat hektare berupa dataran tinggi yang dilengkapi pepohonan kayu hutan dan pohon buah yang tumbuh menyebar.

Secara alamiah, bagian permukaan yang dibalut rerumputan menjadi terpotong pendek karena tiap hari disantap puluhan ekor sapi.

Panorama elok wisata Kalsel Taman Permana Pelaihari Kabupaten Tanahlaut yang menyuguhkan savana luas nan hijau dan semilir angin menyegarkan.
Panorama elok wisata Kalsel Taman Permana Pelaihari Kabupaten Tanahlaut yang menyuguhkan savana luas nan hijau dan semilir angin menyegarkan. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Savana pun terbentuk sehingga menyajikan pemandangan alam yang indah. Hal itu menarik perhatian sejumlah orang yang lalu lalang di jalan poros jalur Pelaihari-Pantai Takisung.

Ini karena Taman Permana persis terletak di tepi jalan raya tersebut sehingga mudah terlihat dari jalanan.

"Sekitar Desember 2020 lalu, ada orang dari Pantai Takisung pas balik dan melihat tempat kami, lalu singgah. Katanya tempatmya indah. Lalu foto-foto dan diunggah di sosmed," papar Edi.

Fasilitas toilet di Taman Permana Pelaihari, Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut.
Fasilitas toilet di Taman Permana Pelaihari, Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Sejak itulah perlahan tempat hadangan sapinya mulai dikenal publik. Tanpa disangka, banyak yang menonton dengan beragam komentar yang intinya takjub dan penasaran.

"Lalu mulai banyak yang datang dan makin banyak. Akhirnya kami tata dan kami jadikan tempat wisata," jelas Edi.

Dikatakannya, tiap hari selalu ada pengunjung dan rata-rata pada momen akhir pekan (Sabtu, Minggu) jumlah pengunjung mencapai 200-300an orang.

"Bahkan momen akhir pekan sebelum bulan puasa tadi, pengunjung mencapai 2.000-an orang," sebut Edi.

Panorama dari jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut.
Panorama dari jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Ia hanya mematok tarif masuk Rp 5.000 per orang, parkir pun gratis. Dirinya tak ingin mematok tarif mahal karena tujuannya juga untuk membantu menyediakan tempat rekreasi yang murah bagi warga Banua.

Fasilitas yang ada saat ini masih terbatas yakni tiga pintu toilet, dua unit gazebo, jembatan untuk swafoto. Beberapa bangku sederhana, taman bunga, dan tempat parkir yang luas berkapasitas ratusan unit roda empat.

"Kalau kuliner, sementara ini hanya kami buka pada akhir pekan saja. Umumnya pengunjung juga bawa makanan sendiri ssmbil membawa tikar lesehan di padang rumput," paparnya.

Dua unit gazebo melengkapi fasilitas Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahalaut.
Dua unit gazebo melengkapi fasilitas Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahalaut. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Ia mengatakan akan berupaya melengkapi fasilitas pengunjung.

Obsesinya juga akan membikin tempat pemancingan, menanam pohok buah-buahan serta menata kebun sawit di area belakang untuk menambah area baru tempat bersantai.

"Jadi nanti bagi yang suka mancing bisa menyalurkan hobinya, bisa memetik buah, bisa lihat kebun sawit yang asri juga. Saat ini masih persiapan perencanaan," tandasnya.

Jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut salah satu spot swafoto.
Jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut salah satu spot swafoto. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Pihaknya saat ini juga masih mempertimbangkan penyewaan sebagian area taman untuk acara resepsi pesta pernikahan.

Bawah jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut.
Bawah jembatan Taman Permana Pelaihari Wisata Kalsel di Kabupaten Tanahlaut. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

"Banyak juga yang ingin menggelar resepsi perkawinan, tapi memang sementara ini belum saya respons," ucap Edi.

Saat ini dirinya telah merekrut lima orang untuk membantu mengelola Taman Permana. Gajinya harian yakni Rp 100 ribu per hari. 

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/idda royani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved