Kampung Pengayuan Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Pusat Penjualan Kayu Galam di Banjarbaru Kalsel

Kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru menjadi pusat penjualan kayu galam tak hanya di Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Milna Sari
Sebuah mobil pikap memuat kayu galam di Lianganggang Banjarbaru. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.COM, BANJARBARU - Kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru menjadi pusat penjualan kayu galam tak hanya di Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan.

Pada sisi kiri kanan Jalan Kelurahan Landasan Ulun Selatan tembus Pelaihari ada banyak penjual kayu galam yang menaruh kayu galam di depan rumahnya. Ratusan batang kayu galam dijejer di tepi jalan untuk memikat pembeli.

Kayu galam sendiri disiapkan dalam dua jenis, yakni yang sudah dikupas kulitnya dan yang belum.

Biasanya ada saja pikup atau truk yang mengangkut kayu galam untuk digunakan sendiri atau dijual lagi di daerahnya.

Baca juga: Wisata Kalsel di Balangan Taman Bambu Air Desa Hauwai, Awalnya Tempat Pemandian Kini Objek Wisata

Baca juga: Wisata Kalsel, Eksotik Air Terjun Andikian di Tengah Belantara Pegunungan Meratus Kabupaten HST

Baca juga: Taman Permana Pelaihari, Berawal dari Penggembalaan Sapi, Dirancang Jadi Wisata Selengkap Ini

Pusat penjualan kayu galam sendiri juga memiliki nama kampung pangayuan atau pengayuan.

Nama ini disematkan lantaran pada jaman dahulu di Kampung Pangayuan ada banyak tukang kayu yang memotong kayu bakar untuk dijual lagi.

Selain kayu galam untuk bahan bangunan, di Landasan Ulin Selatan juga ada menjual kayu galam untuk kayu bakar.

Salah satu penjual kayu galam, Gazali Senin (21/6/2021) mengungkapkan di Kalimantan Selatan memang hanya di Lianganggang pusat penjualan kayu galam.

"Ya di sini saja, di lain ada juga yang jual, tapi tidak sebanyak di sini," ujarnya.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Milna)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved