Eksotik Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar di Kintap Tanahlaut, Dispar Tanahlaut Rancang Akses Wisata

Potensi wisata gua di Desa Riamadungan Kecamatan Kintap Kabupaten Tanahlaut menjadi perhatian pengembangan oleh Dispar Tanahlaut.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani
ALAMI - Beberapa pengunjung menyusur ruang Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar yang masih alami di Desa Riamadungan Kecamatan Kintap, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Potensi wisata yang cukup besar di wilayah Desa Riamadungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi perhatian khusus Dinas Pariwisata Tanahlaut.

Bahkan secara khusus Dispar Tala melakukan eksplorasi potensi wisata di desa terpencil tersebut, beberapa pekan lalu. Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Dispar Tala Ismail Fahmi.

"Setelah kami melihat dari dekat, memang sangat potensial dikembangkan seperti keberadaan Gua Liang maupun Puncak Pesona yang ada di Desa Riamadungan," sebut Fahmi, Minggu (22/8/2021).

Ia mengatakan panorama alam di Gunung Liang sangat eksotis dan masih alami. Hal itu diyakini menjadi daya tarik luar biasa terutama bagi kalangan pehobi wisata alam.

Baca juga: Eksotik Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar di Kintap Tanahlaut, Tiap Saat Guide Lokal Siap Mendampingi

Baca juga: Berwisata ke Taman Van der Pijl Banjarbaru, Banyak Fasilitas Hiburan Jangan Lewatkan Naik Delman

Baca juga: Minggu Raya Banjarbaru, Sentra Kuliner di Pusat Kota Idaman Diramaikan Ragam Pertunjukan Seni

Lingkungan alam di perkampungan masih hijau oleh pepohonan alam. Apalagi di sekitar Gunung Liang. Bahkan air sungai setempat pun masih sangat alami, jernih dan segar.

Pemandangan di dalam Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar cukup eksotis. Begitu pula di Puncak Pesona yang sangat elok permai. Sejauh mata memandang terhampar pemandangan menghijau pepohonan maupun perkebunan sawit.

Mulai ruang utama Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar, pelancong ini menuju ruangan kedua yang berangin kencang.
Mulai ruang utama Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar, pelancong ini menuju ruangan kedua yang berangin kencang. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Hanya saja memang diperlukan banyak sentuhan fasilitas penunjang guna menguatkan pengemasan wisata setempat.

"Paling utama dan krusial adalah aksesibilitas. Kondisi jalan poros desa dari jalan raya masih cukup sulit dilintasi. Ini yang perlu dipikirkan," sebut Fahmi.

Dari jalan poros (A Yani) hingga tiba di permukiman Riamadungan sejauh 26 kilometer. Masuknya melalui simpang empat Asamasam di Desa Simpangempat Sungaibaru, Kecamatan Jorong.

RUANG GUA LUAS- Pengunjung berpose di tanjakan di dalam Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar dengan ruang yang luas.
RUANG GUA LUAS- Pengunjung berpose di tanjakan di dalam Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar dengan ruang yang luas. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Idda Royani)

Di beberapa tempat terdapat lubang-lubang besar menganga dan becek serta lengket. Hanya mobil body tinggi yang dapat lewat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved