Sungai Atiran Berpantai Kabupaten HST, Ada Spot Sungai Kupang Tak Lagi Dikelola Pascabanjir

Selain Sungai Atiran yang berpantai pasir, ada pula lokasi wisata lain serupa yang berdekatan yaitu sungai Kupang Kabupaten HST

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani
Sungai Kupang Desa Atiran Kabupaten HST dengan hamparan batu kali. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BARABAI - Selain Sungai Atiran yang berpantai pasir, ada pula lokasi wisata lain serupa yang berdekatan yaitu sungai Kupang Kabupaten HST.

Sungai Kupang masih satu aliran dengan sungai Atiran yang berpantai pasir. Bedanya, sungai Kupang didominasi hamparan batu kali.

Untuk tempat ini ada sedikit petunjuk lokasi berupa papan kecil yamg dipakukan ke batang pohon.

Sungai Kupang sebelumnya adalah objek wisata yang dikelola masyarakat dan cukup diminati wisatawan.

Baca juga: Eksotik Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar di Kintap Tanahlaut, Begitu Alami dengan Seisi Gua yang Luas

Baca juga: Ada Pantai di Tepian Sungai Atiran Kabupaten HST, Bening Airnya Asyik Buat Refreshing

Baca juga: Berwisata ke Taman Van der Pijl Banjarbaru, Banyak Fasilitas Hiburan Jangan Lewatkan Naik Delman

Apalagi, saat lokasi itu dilengkapi sejumlah properti dan spot untuk berfoto.

Namun, pascabanjir bandang dahsyat pertengahan Januari 2021, sejumlah fasilitas hancur dan terbengkalai.

Spot tersisa di Sungai Kupang Desa Atiran Kabupaten HST yang ,kini tak lagi dikelola.
Spot tersisa di Sungai Kupang Desa Atiran Kabupaten HST yang ,kini tak lagi dikelola. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

Ditambah lagi kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda, membuat spot wisata ini menjadi sepi pengunjung dan akhirnya terbengkalai tak lagi dikelola.

Sungai Kupang Desa Atiran Kabupaten HST dengan hamparan batu kali.
Sungai Kupang Desa Atiran Kabupaten HST dengan hamparan batu kali. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

"Saya sempat berkunjung ke sini pada 2019 lalu sebelum pandemi. Saat itu sangat ramai dan banyak fasilitasnya seperti gazebo, toilet dan spot foto menarik. Pascabanjir terbengkalai hingga sekarang jadi wisata gratisan tanpa pengelolaan," ungkap Nurliani, warga Barabai.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved