VIDEO Kafe Jadul Kopi Ruang Hati di Banjarmasin, Serasa Berada di Era 1980-an

Rina warga HKSN Banjarmasin di sela kesibukan bekerja, sesekali bersama teman singgah ke kafe Kopi Ruang Hati di Jalan Gunung Sari Raya Banjarmasin.

Editor: Royan Naimi

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Rina warga HKSN Banjarmasin di sela kesibukan bekerja, sesekali bersama teman singgah ke kafe Kopi Ruang Hati di Jalan Gunung Sari Raya Banjarmasin.

"Tak hanya bersantai, biasanya juga membahas masalah pekerjaan sambil makan minum. Harganya, cukup murah lho! Walau letaknya tidak di tengah kota, cukup enak buat bersantai. Suasananya asyik nuansa jadul," ungkapnya.

Apa yang diucapkan Rina ada benarnya, nuansa era tahun 1980-1990-an sangat terasa. Menengok ke atas kafe ini, ada beberapa jendela lama di gantung dari palfon dengan rantai besi bewarna hitam.

Lalu, tempat duduk di samping kanan terdapat kursi berwana coklat made inn lama. Juga terdapat televisi, mesin tik, piano dan radio jadul yang dipajang.

Baca juga: Ngopi Asyik Suasana Klasik Kopi Mbaroh Landasan Ulin Banjarbaru, Awalnya Vila Disulap Jadi Kafe

Baca juga: Air Terjun Tumaung, Keindahan Alam Tersembunyi Dibalik Pedalaman Pegunungan Meratus Kabupaten HST

Baca juga: Eksotik Gua Liang Kuda-kuda Batu Besar di Kintap Tanahlaut, Petualangan Menantang Terobos Sungai

Lalu, terdapat banyak tulisan dan lukisan di depan kaca, tapi sifatnya memotivasi. Misalnya, tulisan: "Sibuk Bekerja Lupa Bercanda" dan disampingnya ada gambar jam.

Pengunjung sedang santai di Kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin.
Pengunjung sedang santai di Kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ada juga tulisan berakit-rakit ke hulu berenang-renang kalau libur dengan gambar pohon nyiur.

Lalu, di dinding ada ditulis: "Dimana bumi dipijak disitu kopi di seduh".

Menurut Debora Christina, owner Kopi Ruang Hati, tulisan-tulisan yang ada di kaca itu artinya semua hampir sama.

Suasana di ruangan Kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin.
Suasana di ruangan Kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar)

"Kafe saya Kopi Ruang Hati Gunung Sari mengingatkan kepada kita semua, ada waktu nya kita menikmati hidup, tidak selalu bekerja saja dan menikmati kopi dengan kearifan lokal alias Kopi Indonesia. Tetap bisa membuat kita menikmati apa artinya kenikmatan hidup bersama orang-orang tercinta," jelasnya.

"Kalau jendela dan kursi jadul ini sudah ada sejak awal saya menyewa. Tapi, ada beberapa barang yang saya datangkan dari Jawa," katanya.

Menurut Debby, panggilan akrabnya, memang dirinya membikin kafe dengan menyediakan minuman kekinian, tapi konsepnya vintage atau jadul supaya ada ciri khasnya dan beda dengan tempat lain.

Beberapa tulisan dan gambar di kaca depan pintu masuk kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin.
Beberapa tulisan dan gambar di kaca depan pintu masuk kafe Kopi Ruang Hati di Banjarmasin. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar)

"Saya berharap bapak-bapak maupun ibu-ibu yang ingin bersantai sambil bernostalgia ke masa lalu, bisa singgah ke sini. Bagi generasi milineal pun akan mengetahui sebelum zaman gadget, ada TV klasik, radio, mesin tik, dan kamera masa lalu," tandasnya.

Ada televisi, radio dan organ jadul dipajang di  Kafe Kopi Ruang Hati
Ada televisi, radio dan organ jadul dipajang di Kafe Kopi Ruang Hati (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar)

Jadi, lanjut Debby, ketika orang lain buka kafe dengan sajian kopi kekinian bertema modern, di tempatnya malah buka kafe memadukan dua unsur kopi citarasa modern tetapi suasana jadul.

Harapannya, semoga semua kalangan dari generasi tua atau muda senang berkunjung ke kafe miliknya untuk menikmati Kopi Ruang Hati Kopi yang berkesan.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved