Pesona Alam Desa Nateh Kabupaten HST Bentang Bukit Kapur Menjulang, Ada Fasilitas Lapak dan Musala

Memasuki gerbang Desa Nateh Kecamatan Batangalai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, kita disambut pemandangan bentang bukit kapur

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani
Wisata alam Desa Nateh Kabupaten HST. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BARABAI - Memasuki gerbang Desa Nateh Kecamatan Batangalai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, kita disambut pemandangan bentang bukit kapur.

Desa Nateh terletak di kaki pegunungan Meratus. Akses menuju ke des aitu relative mudah, dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer dari kota Barabai, atau bisa dicapai dalam waktu satu jam.

Kondisi jalannya pun kini sudah beraspal, meski aspalnya tak begitu mulus, karena di beberapa titik masih ada jalan yang berlubang. Khususnya saat melewati Kawasan Irigasi Batangaalai.

Juga terdapat dua jembatan menuju wisata sungai, yaitu Pantai Nateh Meratus yang kondisinya sudah rusak dan memerlukan perbaikan.

Baca juga: Wisata Mangrove Pulau Burung Kabupaten Tanahbumbu, Buah Durian Paling Diburu Pengunjung

Baca juga: Kafe Jadul Kopi Ruang Hati di Banjarmasin, Karyawan Direkrut dari Putus Sekolah Hingga Korban PHK

Baca juga: Kopi Mbaroh Landasan Ulin Banjarbaru Usung Konsep Klasik dengan Ornamen Benda-benda Antik

Jika ingin mengunjungi objek wisata tersebut, pengunjung cukup memarkirkan mobil atau sepeda motornya di tempat yang telah disediakan pihak pengelola.

Wisata alam Pantai Nateh Meratus yang dikelilingi tebing bukit kapur (Karst).
Wisata alam Pantai Nateh Meratus yang dikelilingi tebing bukit kapur (Karst). (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

Tak ada pungutan biaya masuk, karena pihak pengelola hanya mengenakan tarif parkir Rp10 ribu untuk sepeda motor dan Rp20 ribu untuk mobil.

Sedangkan untuk fasilitas tempat duduk, juga tersedia bangku sederhana di bawah rerimbunan pohon bambu.

Musala, salah satu fasilitas pengujung wisata sungai Desa Nateh Kabupaten HST.
Musala, salah satu fasilitas pengujung wisata sungai Desa Nateh Kabupaten HST. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

Tersedia pula 13 lapak untuk istirahat atau rebahan pengunjung dengan sewa Rp 20 ribu per lapak, tanpa dibatasi waktu pemakaian.

Arbadi, pengelola wisata Desa Nateh Meratus mengatakan, pengunjung ramai pada Sabtu dan Minggu.

“Kalau hari biasa lebih sedikit, tapi selalu ada,”katanya. Tempat itu juga sudah dilengkapi toilet, kamar ganti dan musala.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Hanani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved