Wisata Religi Kota Banjarmasin, Peziarah Makam Guru Zuhdi Dipisah Antara Laki-Laki dan Perempuan

Peziarah Makam Guru Zuhdi di Banjarmasin antara laki-laki dan perempuan letaknya diatur terpisah, namun masih dalam satu ruangan.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Aprianto
Suasana di dalam ruangan Makam Guru Zuhdi di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Peziarah Makam Guru Zuhdi di Banjarmasin antara laki-laki dan perempuan letaknya diatur terpisah, namun masih dalam satu ruangan.

Ruangan Makam Guru Zuhdi atau KH Ahmad Zuhdiannoor di Kelurahan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Utara Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat luas.

Peziarah Laki-Laki dan perempuan dipisahkan oleh pembatas berupa pagar kain di tengah ruangan makam.

Jalan masuk juga dibedakan sehingga antara peziarah laki laki dan perempuan tidak berkumpul jadi satu.

Baca juga: Wisata Religi Kota Banjarmasin, Ziarah ke Makam Guru Zuhdi di Kawasan Masjid Jami Sungai Jingah

Baca juga: Wisata Pulau Burung Kabupaten Tanahbumbu, Bisa Gunakan Kapal Angkutan Pulau Burung atau Carteran

Baca juga: Air Terjun Tumaung, Keindahan Alam Tersembunyi Dibalik Pedalaman Pegunungan Meratus Kabupaten HST

"Setelah kita melewati petugas pemeriksa masker dan suhu tubuh, peziarah laki laki dan perempuan harus berpisah sesuai jalurnya masing-masing," kata Maulana, Sabtu, (25/9/2021).

Peziarah diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki kawasan Makam Guru Zuhdi di Banjarmasin.
Peziarah diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki kawasan Makam Guru Zuhdi di Banjarmasin. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Aprianto)

Didalam ruangan makam, dikatakan Peziarah dari Gambut ini sudah ada buku Yasin dan buku doa-doa yang disiapkan oleh pihak pengelola makam Guru Zuhdi.

Tempat wudhu dan WC juga tersedia tidak jauh dari lokasi Makam Guru Zuhdi.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Aprianto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved