Museum Lambung Mangkurat Kalsel di Banjarbaru, Sejarah Bermula dari Museum Borneo Zaman Belanda 1907

Asal Museum Lambung Mangkurat bermula dari Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Belanda pada 1907 di Banjarmasin.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi museum pakaian dari kulit kayu.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi benda kain adat Banjar.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Benda koleksi Museum Lambung Mangkurat mushaf Alquran tulisan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau dikenal Datu Kelampayan.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Norholis Huda
Kasubag Tata Usaha (TU) Museum Lambung Mangkurat, M Taufik Akbar (kiri berkacamata).
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel Jalan A Yani Km35,5 Banjarbaru.

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM - Asal sejarah berdirinya Museum Lambung Mangkurat bermula dari Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Belanda pada 1907 di Banjarmasin.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Abdul Rahim melalui Kasubag Tata Usaha (TU), M Taufik Akbar menjelaskan akibat masuknya penjajahan Jepang, Museum Borneo berakhir.

"Kemudian dilanjutkan pencetusannya oleh Gubernur Milono dengan didirikannya Museum Kalimantan pada tanggal 22 Desember 1955," jelasnya.

Separuh dari koleksi museum ini merupakan kepunyaan Amir Hasan Kiai Bondan sebagai salah satu Bapak Pioneer Museum.

Baca juga: Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, Setelah Direhab Wajah Baru Halaman Tampil Menarik

Baca juga: Wisata Religi Kota Banjarmasin, Ziarah ke Makam Guru Zuhdi di Kawasan Masjid Jami Sungai Jingah

Didahului dengan diselenggarakannya Konferensi Kebudayaan pada tahun 1957 di Banjarmasin, yang sepuluh tahun kemudian (1967) diresmikan berdirinya kembali museum yang diberi nama Museum Banjar.

Museum Banjar berakhir dan koleksinya dipindahkan ke Museum Lambung Mangkurat bertempat di Banjarbaru tepatnya di jalan Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Kelurahan Banjarbaru Utara.

Museum Lambung Mangkurat mulai dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef pada tanggal 10 Januari 1979.

Baca juga: Wisata Mangrove Pulau Burung di Kabupaten Tanahbumbu, Paling Asyik Berburu Buah Durian di Pohonnya

Ketika 2001 bersamaan dengan pelimpahan kewenangan daerah otonomi aset Musem Lambung Mangkurat diserahkan ke Pemerintah Provinsi Kalsel di bawah dinas pendidikan dan kebudayaan. Kemudian sempat berpindah dibawah Dinas Pariwisata.

Setelah nomenklatur baru pelimpahan kewenangan daerah di 2017, kembali lagi Museum Lambung Mangkurat dikoordinasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved