Wisata Kalsel Museum Lambung Mangkurat, Ada Fosil Paus Hingga Jukung dan Ragam Tipe Rumah Banjar

Mulai di dalam bergeser ke bagian luar ruang Museum Lambung Mangkurat terlihat replika Candi Borobudur dan Prambanan serta sebuah fosil paus.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel Jalan A Yani Km35,5 Banjarbaru.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi benda kain adat Banjar.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi museum pakaian dari kulit kayu.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda
Benda koleksi Museum Lambung Mangkurat mushaf Alquran tulisan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau dikenal Datu Kelampayan.
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Norholis Huda
Kasubag Tata Usaha (TU) Museum Lambung Mangkurat, M Taufik Akbar (kiri berkacamata).

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM - Mulai di dalam bergeser ke bagian luar ruang Museum Lambung Mangkurat terlihat replika Candi Borobudur dan Prambanan serta sebuah fosil paus.

Fosilnya berupa tulang belulang yang besar tampak kokoh sepanjang 33 meter dengan berat 300 ton.

Ikan mamalia tersebut ditemukan terdampar tewas di perairan Desa Tanjung Kunyit, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan pada 1991 silam.

Di depan museum, tepatnya di halamannya, ada sebuah pondok kecil yang berisi berbagai perahu atau jukung tradisional Banjar yang kerap digunakan warga dan sekarang sudah punah.

Baca juga: Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari

Baca juga: Wisata Hutan Meranti Kotabaru Nuansa Alam Pegunungan, Tertata Dikelola Pemkab Kotabaru

Ada yang bernama jukung tambangan dan jukung sudur. Masing-masing memiliki fungsi tersendiri.

Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi, menjelaskan di gedung utama lantai dua museum ini, berisi berbagai benda tentang kondisi alam Kalimantan Selatan yang memiliki banyak hutan dan hewan-hewan yang hidup di dalamnya.

Ada juga berbagai tipe rumah tradisional Banjar dan beragam benda yang menampilkan kebudayaan Banjar.

Mulai dari alat-alat musik tradisional, busana adat, pelaminan, kamar pengantin, perkakas pandai emas dan peralatan memasak orang Banjar zaman dulu.

Di sebuah sudutnya, ada juga benda-benda tradisional suku Dayak yang hidup di provinsi ini.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Nurholis Huda)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved