Travel Kalsel - Pengunjung Hutan Mangrove Tanjungdewa Tala Aman Menjelajahi Seluruh Penjuru

Wisata Mangrove Sungai Rangit di Tanjungdewa memiliki keunggulan tersendiri.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinposttravel.com/roy
Inilah titian permanen terbuat dari kayu ulin secara keseluruhannya sehingga sangat kuat dan aman nyaman dilintasi.., 

BANJARMASINPOSTTRAVEL.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Wisata Hutan Mangrove Sungai Rangit di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), saat ini ada di dua tempat yakni di Desa Pagatanbesar di Kecamatan Takisung dan di Desa Tanjungdewa di Kecamatan Panyipatan.

Bedanya, Wisata Mangrove di Pagatanbesar telah cukup dikenal luas publik sedangkan Wisata Mangrove Sungai Rangit di Tanjungdewa sebaliknya.

Kunjungan pun teramat sepi, belum tentu ada yang datang berkunjung dalam hitungan bulan.

Meski begitu, Wisata Mangrove Sungai Rangit di Tanjungdewa memiliki keunggulan tersendiri.

Setidaknya trek berupa jalan titian kayunya permanen dan kokoh/kuat. Pantauan di lokasi, Selasa (29/11/2022), seluruhnya terbuat dari kayu ulin yang merupakan kayu kelas nomor satu.

Baca juga: Travel Kalsel - Wisata Mangrove Tanjungdewa Tanahlaut, Hutan Perawan Wilayah Pesisir

Itu antara lain yang membedakannya dengan Wisata Mangrove di Pagatanbesar yang sebagian besar hanya terbuat dari kayu hutan dan kini rusak berat.

Karena itu pula Wisata Mangrove di Pagatanbesar vakum dan ditutup sementara oleh pihak pengelola karena kondisi titian yang membahayakan.

Titian di Wisata Mangrove Sungai Rangit Tanjungdewa juga bercabang-cabang, menjamah ke berbagai penjuru di kawasan hutan mangrove setempat.

"Total panjang titiannya sekitar 400 meter, lebarnya dua meter," sebut Haris Rifani, pengelola Wisata Mangrove Sungai Rangit Tanjungdewa.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com/roy)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved